Breaking News:

Novel Baswedan Diteror

Dapat Penghargaan dari Malaysia, Novel Baswedan: Semoga Dapat Ditularkan ke Pemerintah Indonesia

Novel Baswedan mendapat penghargaan anti-korupsi dari Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF).

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Novel Baswedan menerima penghargaan PIACCF di Putrajaya Marriot Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (11/2/2020) malam. 

Puluhan personel Polri diturunkan untuk melakukan rekonstruksi yang berlangsung selama 3 jam tersebut.

 Motif Warga Bogor Hina Risma: Tersulut Emosi Ada Kepala Daerah Sering Dibully Netizen Soal Banjir

"Ada 10 adegan dan ada beberapa adegan tambahan."

"Sesuai dengan pembahasan tadi di lapangan dengan rekan-rekan Jaksa Penuntut Umum (JPU)," kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Dedy Murti Haryadi seusai melakukan rekonstruksi.

Menurut Dedy, rekonstruksi kali ini dalam rangka memenuhi berkas perbaikan yang diminta oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

 PENGHINA Wali Kota Surabaya Bisa Bebas Jika Satu Syarat Ini Terpenuhi

"Intinya adalah supaya alat bukti dan keterangan para saksi dan tersangka dapat kami uji di lapangan."

"Selanjutnya berkas perkara yang sudah kami lengkapi akan kami kirim kembali ke rekan-rekan di Kejaksaan tinggi DKI Jakarta," jelasnya.

Dia mengungkapkan, rekonstruksi kali ini dihadiri oleh dua tersangka penyiram air keras Novel Baswedan, yaitu Brigadir RK dan RB.

 Jokowi Tolak Pemulangan 600 WNI Mantan ISIS, Prabowo Tak Masalah Asal Diteliti Lebih Dahulu

Sedangkan Novel Baswedan dilakukan oleh peran pengganti.

"Namun ternyata pada saat pelaksanaan di lokasi tadi di TKP, kebetulan kami juga melihat ada Pak Novel Baswedan."

"Dalam hal ini korban melintas dan sempat rekan-rekan penyidik dan JPU mempertanyakan dan menyampaikan kegiatan ini tetap kami laksanakan dengan pemeran pengganti," bebernya.

Wartawan Diminta Menjauh

Polda Metro Jaya mensterilisasi lokasi konstruksi penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan pada Jumat (7/2/2020) dini hari.

Berdasarkan pantauan Tribunnews hingga pukul 03.58 WIB, awak media dan masyarakat yang hendak mengabadikan momen rekonstruksi terus diminta mundur hingga berjarak 250-300 meter.

Awak media hanya boleh menunggu di sekitar Jalan Tabanas, yang letaknya sekitar dua portal dari rumah Novel Baswedan.

 PKB Usul 600 Mantan ISIS yang Mau Dipulangkan Dikarantina Seperti WNI yang Pulang dari Wuhan

Dari sini, awak media tidak bisa melihat proses rekonstruksi yang dilakukan polisi.

"Sorry ya, bukan mau menghalangi, tapi ini keharusan," kata salah satu personel Polri sembari terus mendorong awak media mundur dari lokasi rekonstruksi.

Awak media juga tidak mengetahui detail adegan dalam rekonstruksi penyiraman Novel Baswedan. Sebab, rekonstruksi berlangsung tertutup.

 WNI Eks ISIS Dinilai Sudah Hilang Kewarganegaraan, Pemerintah Tak Perlu Repot-repot Pulangkan

Rekonstruksi penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan dimulai sejak pukul 03.00 WIB.

Puluhan personel polisi bersenjata lengkap ikut mengamankan proses rekonstruksi kali ini.

Sebelumnya, polisi menangkap penyiram air keras terhadap Novel Baswedan, yaitu RK dan RB, di Depok, Jawa Barat. Kedua tersangka berstatus anggota Polri aktif.

Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka dijerat pasal 170 KUHP subsider 351 ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Ilham Rian Pratama)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved