Viral Medsos

VIDEO Siswa SMK Korban Bullying Disuruh Setrum Motor Sudah Masuk Sekolah, Polisi: Masalah Selesai

MA siswa kelas 2 SMK Bisnis dan Teknlogi di Jalan Cikunir Raya Kelurahan Jaka Mulya Kota Bekasi yang diduga menjadi korban bullying akhirnya sekolah

VIDEO Siswa SMK Korban Bullying Disuruh Setrum Motor Sudah Masuk Sekolah, Polisi: Masalah Selesai
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Saat polisi melakukan pemeriksaan sepeda motor yang dijadikan bahan praktik untuk para siswa memegang pengapian motor. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM - MA siswa kelas 2 SMK Bisnis dan Teknlogi (Bistek) di Jalan Cikunir Raya Kelurahan Jaka Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi yang diduga menjadi korban bullying akhirnya kembali bersekolah.

MA sempat tak masuk sekolah akibat video viral perlakukan teman-temannya.

"Kemarin hari Senin sudah sekolah, karena saya dan pihak sekolah jemput ke rumah kasih support supaya semangat lagi," kata Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, AKP Puji Astuti, saat dihubungi pada Selasa (11/2/2020).

Suasana SMK Bisnis dan Teknlogi (Bistek) di Jalan Cikunir Raya, Kelurahan Jaka Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi
Suasana SMK Bisnis dan Teknlogi (Bistek) di Jalan Cikunir Raya, Kelurahan Jaka Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Puji menerangkan pihaknya juga telah melakukan mediasi dan hasilnya diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kita sudah bertemu kedua belah pihak, diselesaikan secara kekeluargaan dan ada beberapa tuntunan dari pihak keluarga, pertama supaya ada sanksi kepada guru yang bimbing siswa dan sanksi juga ke siswa yang ada di video itu yang jambak segala macem itu," beber dia.

Adanya kejadian ini, ke depannya lanjut Puji, pihak kepolisian akan melakukan bimbingan kepada para siswa dan pengawasan terhadap sekolah.

Karena bagaimanapun namanya kekerasan yang memang ada tujuan atau edukasi di situ tapi jika ada kekerasan engga perlu dilakukan.

"Polisi datang ke sekolah buat kasih penyuluhan, pembinaanlah ya kemudian kami juga harus mengawasi pertanggungjawaban dari sekolah juga supaya juga jangan sampai hal itu tidak terjadi lagi," imbuh dia.

Puji merangkan ini akan menjadi pembelajaran pihak sekolah lain.

Halaman
1234
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved