Berita Bekasi

UPDATE 3.000 TKA China Ilegal di Meikarta Dibilang Hoax, Ini Pemaparan Budiyanto dari Fraksi PKS

Pihak Meikarta secara tegas membantah penyataan adanya 3.000 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang ilegal bekerja diproyeknya.

UPDATE 3.000 TKA China Ilegal di Meikarta Dibilang Hoax, Ini Pemaparan Budiyanto dari Fraksi PKS
Istimewa
Konsep hunian Meikarta jika sudah selesai pembangunannya. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM - Pihak Meikarta secara tegas membantah penyataan adanya 3.000 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang ilegal bekerja diproyeknya.

Bahkan mereka menyebut hal itu merupakan hoax.

Menjawab hal itu, Budiyanto anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memaparkan sejumlah data terkait penyataannya soal dugaan 3.000 TKA China ilegal di proyek Meikarta.

"Saya sudah dengar Meikarta bilang itu (hoax), itu juga sama-sama kalau main anggap menganggap karena enggak ada data yang benar," ujar Budiyanto, pada Selasa (11/2/2020).

Sebelum lebih jauh ke soal data, ia menjelaskan bahwa Lippo yang menaungi Meikarta merupakan suatu lembaga hukum tersendiri, dimana kemudian mempunyai anak perusahaan PT Mahkota Sentosa Utama atau yang dikenal Meikarta.

Meikarta itu mempunya rekanan untuk membangun total 53 tower di lokasi itu yakni China Contruction yang merupakan BUMN China.

"Nah dia (China Contruction) mereka punya vendor lagi ada sekira 12-18 vendor. Dan informasi A1 nya vendor-vendor itu juga perusahaan China juga," ucap dia.

Budiyanto mengungkapkan keluarnya angka dugaan 3.000 TKA China ilegal di proyek Meikarta dikarenakan tidak ada data jelas yang dilaporkan pihak PT MSU ataupun rekanan kontraktornya.

Apalagi saat dilakukan pemerisaan virus corona terdapat penjelasan berbeda soal data. Antara data dari pihak Meikarta maupun Dinas Tenaga Kerja.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved