Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Dua Bersaudara Pengedar Uang Palsu Dibekuk Polsek Tambun

"Jadi di sini para tersangka menukarkan uang palsu di warung kecil, terutama di daerah Klender, Buaran, Pondok Kopi," jelasnya.

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
Dua Bersaudara Pengedar Uang Palsu 

Polsek Tambun Bekasi menangkap dua pelaku bersaudara berinisial Aa (40) dan RF (21) atas perbuatannya membuat dan mengedarkan uang palsu.

Menurut Kapolsek Tambun Kompol Siswo bahwa penangkapan ini berawal dari laporan warga yang merasa dirugikan karena ditipu oleh pelaku terkait penyebaran uang palsu tersebut.

Tim Buser Polsek Tambun dipimpin Kanit Reskrim AKP Elman pun kemudian berhasil mengamankan satu tersangka inisial RF, pada Jumat (7/2/2020) di rumahnya, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Tim kemudian melakukan pengembangan dan menemukan satu tersangka inisial AA di sebuah tempat yang menjadi percetakan uang palsu di daerah Penggilingan, Jakarta Timur.

"Kegiatan ini sudah berjalan tiga tahun. Setiap percetakan dalam satu minggu para tersangka mencetak Rp 3 juta," ujar Siswo di kantornya, Tambun, Kabupaten Bekasi, Senin (10/2/2020).

Modus para tersangka adalah dengan menggunakan uang palsu yang telah dibuat di warung-warung kecil. Para pelaku tidak pernah melakukan transaksi secara langsung.

"Jadi di sini para tersangka menukarkan uang palsu di warung kecil, terutama di daerah Klender, Buaran, Pondok Kopi," jelasnya.

Pihaknya pun saat ini masih mendalami kemungkinan adanya sindikat pengedar uang palsu yang lebih besar di wilayah Tambun.

Polisi saat ini telah mengamankan uang palsu sejumlah Rp 700.000 dengan rincian pecahan 50.000 sebanyak 6 lembar, pecahan 20.000 sebanyak 14 lembar, serta pecahan 10.000 sebanyak 14 lembar.

Tak hanya itu, Polsek Tambun juga mengamankan satu buah sepeda motor milik pelaku yang didapat dari kegiatan mengedarkan uang palsu tersebut.

Atas tindakannya, pelaku dijerat dengan pasal 36 UU Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang, serta pasal 244 KUHP Pidana dan atau Pasal 245 KUHP Pidana. Total ancaman penjara yang menjerat pelaku mencapai maksimal 15 tahun penjara.(M20)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved