Diduga Ada Ribuan TKA Chila Ilegal di Proyek Meikarta, Begini Langkah Disnaker

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi Suhup mengungkapkan akan mengevaluasi dugaan keberadaan tenaga kerja asing ilegal di proyek Meikarta.

Diduga Ada Ribuan TKA Chila Ilegal di Proyek Meikarta, Begini Langkah Disnaker
Warta Kota/Muhammad Azzam
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi bersama Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, Imigrasi, TNI, Polri saat melakukan proses pemeriksaan terhadap TKA China di kawasan Meikarta beberapa waktu lalu. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi Suhup mengungkapkan akan mengevaluasi dugaan keberadaan tenaga kerja asing ilegal di proyek Meikarta.

Diduga ada ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ilegal yang bekerja di proyek Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Menurut Suhup hal itu bisa saja terjadi.

Akan tetapi, pihaknya tak ingin fokus ke hal itu sebab lebih mengutamakan proses pemeriksaan terkait virus corona tehadap para TKA asal China.

"Berdasarkan data ada 260 pekerja China di Meikarta, itu barang kali kemungkinan lebih. Tapi sekarang kita konsentrasi kepada penanganan virus corona itu, pemeriksaan kesehatan," ujar Suhup.

Terkait kemungkinan adanya TKA Ilegal di proyek Meikarta, Suhup menerangkan akan melakukan evaluasi keseluruhan dan koordinasi dengan Kantor Imigrasi.

"Nanti berikutnya kita akan evaluasi keseluruhan terkait dengan ketenagakerjaan asing yang ada di Kabupaten Bekasi. Saya engga mau terlalu jauh bicara itu," jelas dia.

Dugaan TKA ilegal itu diungkapkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Bekasi usai mengikuti proses pemeriksaan bersama Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi serta instansi terkait di lokasi proyek Meikarta.

"Itu didapatkan saat saya bersama dinas dan instansi terkait melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap TKA China di Kabupaten Bekasi. Saat di Meikarta ternyata ada ribuan TKA China ilegal," kata Budiyanto kepada Wartakotalive.com, pada Senin (10/2/2020).

Ia menerangkan saat proses pemeriksaan pihak Meikarta seperti menyembunyikan para TKA China tersebut.

Halaman
1234
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved