Revitalisasi Monas

Perintah Kerja 24 Jam untuk Selesaikan Revitalisasi Monas yang Ditargetkan Selesai 20 Februari 2020

Perintah Kerja 24 Jam untuk Selesaikan Revitalisasi Monas yang Ditargetkan Selesai 20 Februari 2020

Warta Kota/Joko Supriyanto
Kondisi sebagian lahan di Monas yang direvitalisasi untuk menambah ruang terbuka hijau, Senin (20/1/2020). Proyek itu kini dilanjutkan dengan kerja 24 jam karena harus selesai 20 Februari 2020. 

Pemprov DKI Jakarta akhirnya mendapat persetujuan dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka soal revitalisasi sisi selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Proyek senilai Rp 50,5 miliar itu sempat terhenti sejak Rabu (29/1/2020) lalu, atas permintaan sebagian anggota DPRD DKI karena menilai pemerintah daerah belum mendapat persetujuan dari Komisi Pengarah.

“Alhamdulillah surat persetujuan soal revitalisasi Monas sudah kami terima sore ini,” kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah pada Jumat (7/2/2020).

Revitalisasi Monas Pedagang Tak Mempermasalahkan Jika Lenggang Jakarta Dipindah, Namun Ajukan Syarat

Pusat Studi Perkotaan : Kegiatan di Monas Sebagai Cagar Budaya Tidak Bisa Digelar Sembarangan

Saefullah mengatakan, surat yang diterima DKI itu diteken oleh Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka Pratikno.

Surat bernomor B-2/KPPKMM/02/2020 itu bersifat Sangat Segera dan dikeluarkan pada Jumat (7/2/2020).

“Dengan adanya surat persetujuan itu, proyek revitalisasi Monas bisa segera dilanjutkan. Kami harap proyek bisa selesai sesuai jadwal pada 20 Februari 2020,” ujarnya.

 FUI Mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk Berani Menutup Diskotek Golden Crown

Menurut dia, penataan atau pembangunan di Kawasan Medan Merdeka harus mendapat persetujuan dari seluruh anggota Komisi Pengarah.

Tujuh anggota komisi di antaranya Menteri Sekretaris Negara selaku ketua dan Gubernur DKI Jakarta selaku sekretaris.

Sementara lima anggota komisi adalah Menteri Perhubungan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi.

 Komplotan Pencuri dengan Modus Menggeser Tas di Restoran Pondok Indah Golf Berhasil Diringkus Polisi

Kerja 24 Jam

Saefullah mendorong Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta untuk segera menyelesaikan proyek revitalisasi sisi selatan Monas, Jakarta Pusat.

Hal ini dilakukan setelah DKI mendapat persetujuan revitalisasi Monas dari Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka, Pratikno.

“Saya rasa kontraktor selaku pihak ketiga harus mengerahkan segala daya dan upaya untuk menyelesaikan ini tepat waktu, karena kegiatan ini sudah diketahui masyarakat secara keseluruhan,” kata Saefullah pada Jumat (7/2/2020).

SEKRETARIS Daerah DKI Jakarta, Saefullah.
SEKRETARIS Daerah DKI Jakarta, Saefullah. (Kompas.com/Nursita Sari)



Saefullah mengaku telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Citata DKI Jakarta Heru Hermawanto untuk kembali melanjutkan proyeknya.

Komnas Perempuan Sebut Penggrebekan PSK Online Ala Rosiade Bentuk Kriminalisasi, Desak Bebaskan NN

Bahkan Saefullah meminta agar proyek dikerjakan selama 24 jam dengan tiga shift dengan harapan proyek dapat selesai pada 20 Februari 2020.

“Saat ini progres pembangunannya sudah mendapai 88 persen lebih, artinya tinggal 12 persen lagi lah sisanya. Saya yakin bisa kekejar proyeknya,” ujar Saefullah.

Meski pekerjaan dipercepat, namun Saefullah menekankam kepada kontraktor yakni PT Bahana Prima Nusantara untuk menjaga kualitas bahan bangunan yang dipakai.

“Hal-hal yang perlu diperhatikan misalnya Pak Heru harus koordinasi dengan Dishub dan Transjakarta karena akan dibangun halte yang harus agak geser ke timur sedikit karena pintu gerbangnya ke timur sedikit. Saya harap koordinasi dengan baik,” katanya.

“Saya juga lihat ada beberapa pohon tolong perlakukan pohon yang ada di depan disertai dengan teknik pengetahuan yang paling mutakhir tentang pemindahan pohon, ditopping dulu dan, akarnya diputus perlahan,” tambahnya.

Messi Diisukan Akan Hengkang dari Barcelona, Rivaldo Sebut Rekrut Neymar Kunci Selesaikan Masalah

Sesuai pada waktunya, kata dia, pohon akan langsung dipindahkan di salah satu sisi yang  paling strategis di Monas dan dianggap memenuhi estetika. Terhadap 191 pohon yang ditebang itu, DKI akan menggantinya hingga tiga kali lipat.

“Bila perlu ada cadangan di tempat lain untuk penghijauan di Kawasan Taman Merdeka atau di Monas,” jelasnya.

Proyek revitalisasi Monas dihentikan sampai pemerintah daerah mendapat rekomendasi dari Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka yang terdiri dari tujuh instansi. Adapun Ketua Komisi Pengarah adalah Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Komisi Pengarah adalah Gubernur DKI Jakarta.

Seluruh WNI di Natuna Dinyatakan Sehat, Bebas dari Virus Corona, Kini Dibahas Teknis Pemulangan

Apresiasi Komisi Pengarah 

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan klaim bahwa proyek revitalisasi Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat mendapat apresiasi dari Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved