Breaking News:

Revitalisasi Monas

Revitalisasi Monas Pedagang Tak Mempermasalahkan Jika Lenggang Jakarta Dipindah, Namun Ajukan Syarat

Ratusan pedagang kuliner Lenggang Jakarta Monas, Gambir, Jakarta Pusat direncanakan akan pindahkan menyusul adanya revitalisasi Monas.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ratusan pedagang kuliner Lenggang Jakarta Monas, Gambir, Jakarta Pusat direncanakan akan pindahkan menyusul adanya revitalisasi Monas. Suasana Lenggang Jakarta Monas Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020) 

Ratusan pedagang kuliner Lenggang Jakarta Monas, Gambir, Jakarta Pusat direncanakan akan dipindahkan menyusul adanya revitalisasi Monas.

Nantinya Lenggang Jakarta akan dipindah di kawasan timur Monas atau berdekatan dengan Stasiun Gambir. Kendati demikian rencana ini masih dalam pembahasan.

Adanya rencana pemindahan Lenggang Jakarta ini rupanya sudah diketahui oleh para pedagang Lenggang Jakarta, kendati demikian mereka tak mempermasalahkan adanya rencana pemindahan itu.

"Kalau saya sih baru denger ya, kalaupun mau dipindahkan asalkan lebih ramai ya kita pasti mau saja. Yang dipenginkan pedagang kan yang penting pengunjung ramai dagangan laku. Itu saja," kata Nikmah (44) salah satu pedagang Lenggang Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Nikmah yang sudah lima tahun berjualan di Lenggang Jakarta sudah merasakan manis pahitnya berjualan di wisata Kuliner Monas itu, sehingga di lima tahun ini lah harapan pedagang mulai terpenuhi.

 Mahfud MD Beberkan Alasannya Tidak Setuju Pemulangan 660 WNI Bekas Anggota ISIS

 CURHATAN Ririn Ekawati Setelah Suami Meninggal Bukan Cerai, Terima Takdir Pernikahannya Selesai

 SBY Dituding Terlibat Skandal Jiwasraya, Rachland Nashidik : Erick Thohir Sudah Mahir Politrik

 Kabar Perhiasan Rp 2 Miliar Lina Zubaedah Hilang, Sule: Di Sini Saya Sudah Mantan

Dulu menurut Nikmah, awal dibangunnya Lenggang Jakarta dan para pedagang mulai menempati lokasi itu, ia mengaku sangat susah untuk mendapatkan penghasilan, bahkan sempat tak mendapatkan pelanggan.

"Awal itu massa-massa susah, ibaratnya nyari duit 50 ribu itu susah bener, cuma jalan ke sini sampai sekarang ke 5 tahun ini, sudah mulai bagus lah," katanya.

Sementara itu, Yanti (40) salah satu pedagang Lenggang Jakarta mengatakan, jika saat ini Lenggang Jakarta sudah mulai ramai, dan beberapa pedagang pun sudah mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

"Ya kalau di bandingkan dulu lebih baik sekarang," katanya.

 BACOK Anak Tokoh Masyarakat Sukabumi, Polisi Tembak Dua Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan

 KABAR GEMBIRA: 1.020 Orang Sembuh dari Corona, China Berterima Kasih kepada Indonesia

Menurutnya, ia berada di Lenggang Jakarta harus membayar beberapa retribusi kurang lebih sebesar Rp 1 juta perbulan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved