Novel Baswedan Diteror

Masalah Serius di Mata Jadi Alasan Novel Baswedan Tak Ikut Rekonstruksi Penyiraman Air Keras

Novel Baswedan mengungkapkan alasan tidak ikut rekonstruksi penyiraman air keras di sekitar kediamannya.

TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Novel Baswedan di depan rumahnya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, seusai rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadapnya yang digelar oleh Polda Metro Jaya, Jumat (7/2/2020) pagi. 

Menurut Dedy, rekonstruksi kali ini dalam rangka memenuhi berkas perbaikan yang diminta oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

 PENGHINA Wali Kota Surabaya Bisa Bebas Jika Satu Syarat Ini Terpenuhi

"Intinya adalah supaya alat bukti dan keterangan para saksi dan tersangka dapat kami uji di lapangan."

"Selanjutnya berkas perkara yang sudah kami lengkapi akan kami kirim kembali ke rekan-rekan di Kejaksaan tinggi DKI Jakarta," jelasnya.

Dia mengungkapkan, rekonstruksi kali ini dihadiri oleh dua tersangka penyiram air keras Novel Baswedan, yaitu Brigadir RK dan RB.

 Jokowi Tolak Pemulangan 600 WNI Mantan ISIS, Prabowo Tak Masalah Asal Diteliti Lebih Dahulu

Sedangkan Novel Baswedan dilakukan oleh peran pengganti.

"Namun ternyata pada saat pelaksanaan di lokasi tadi di TKP, kebetulan kami juga melihat ada Pak Novel Baswedan."

"Dalam hal ini korban melintas dan sempat rekan-rekan penyidik dan JPU mempertanyakan dan menyampaikan kegiatan ini tetap kami laksanakan dengan pemeran pengganti," bebernya. (Igman Ibrahim)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved