Novel Baswedan Diteror

Masalah Serius di Mata Jadi Alasan Novel Baswedan Tak Ikut Rekonstruksi Penyiraman Air Keras

Novel Baswedan mengungkapkan alasan tidak ikut rekonstruksi penyiraman air keras di sekitar kediamannya.

Masalah Serius di Mata Jadi Alasan Novel Baswedan Tak Ikut Rekonstruksi Penyiraman Air Keras
TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Novel Baswedan di depan rumahnya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, seusai rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadapnya yang digelar oleh Polda Metro Jaya, Jumat (7/2/2020) pagi. 

PENYIDIK senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengungkapkan alasan tidak ikut rekonstruksi penyiraman air keras di sekitar kediamannya.

Menurut Novel Baswedan, salah satu alasannya lantaran kondisi kedua matanya masih mengalami masalah cukup serius seusai melakukan perawatan di Singapura.

"Kuasa hukum sudah menyampaikan kepada penyidik bahwa saya ini kan Hari Senin sampai Rabu kemarin kan baru pulang dari Singapura."

HARGA 38.400 Pil Happy Five Gagal Edar Rp 19,2 Miliar, Sebutir Dibanderol HIngga Rp 600 Ribu

"Bukan perawatan tapi ada masalah yang serius," kata Novel Baswedan saat ditemui seusai rekonstruksi di kediamannya, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/2/2020).

Kata Novel Baswedan, kedua matanya tak boleh banyak beraktivitas.

Menurut dia, proses rekonstruksi dikhawatirkan akan memperparah kondisi matanya.

Prabowo Jelaskan Alasan Gabung ke Pemerintahan Jokowi, Nyatakan Berjuang di Dua Janji

Apalagi, kata dia, matanya tidak boleh terpapar langsung lampu cahaya intensitas tinggi.

"Ketika rekonstruksi mau dilakukan, saya melihat tadi malam lokasi jalan dimatikan lampu jalan."

"Sehingga saya meyakini akan menggunakan lampu penerangan portabel, padahal mata kanan saya sensitif sekali dengan cahaya," tuturnya.

MARCO Motta Bikin Pelatih Persija Terkejut, tapi Akui Sulit Satukan Visi Pemain Lokal dan Asing

Bahkan, Novel Baswedan menuturkan, dirinya mulai rajin menggunakan topi agar menjaga matanya tidak terpapar langsung cahaya matahari.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved