Breaking News:

Berita Video

VIDEO : Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 38.400 Pil Happy Five Edisi Valentine

Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkoba berupa 38.400 butir pil happy five (H5) yang dikirim dari Taiwan

"E ini adalah bagian jaringan internasional sindikat narkoba. Mereka menggunakan modus baru untuk mengelabui petugas dengan mengemas pil happy five dalam bungkus permen," kata Yusri.

Selama 17 tahun terakhir ini kata Yusri, pengemasan narkoba pil happy five selalu dalam bentuk tablet seperti pil obat.

"Namun kali ini dikemas dalam bungkus permen. Jadi ini adalah modus baru sindikat jaringan internasional ini, dan pertama kalinya kami ungkap," kata Yusri.

Yusri menjelaskan, tersangka Eko yang dibekuk ini hanya sebagai pihak penerima transit pil happy five.

"Ia menunggu seseorang yang akan datang mengambil happy five, yang ia terima. Ia dijanjikan menerima Rp 50 Juta, begitu happy five diambil seseorang," kata Yusri.

VIDEO : Sejumlah Lukisan Karya Leonardo da Vinci Dipamerkan di Museum Bank Mandiri

VIDEO : Satpol PP DKI Bongkar Paksa Reklame Tak Berizin di Daan Mogot

Menurut Yusri, dari pengakuan tersangka pil happy five akan diedarkan ke tempat hiburan malam di Jakarta dan sekitarnya.

Untuk operator pengendalinya, kata Yusri, diketahui adalah seorang napi di Lapas Narkoba Cipinang.

"Kami belum mau sebutkan namanya, karena ini masih pendalaman lagi. Nanti akan kami umumkan dan beberkan semua, setelah semuanya terungkap," kata Yusri.

Tersangka Eko kata Yusri akan dijerat dengan pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 dan pasal 132 ayat 1 UU Narkotika No 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal pidana mati dan minimal penjara 6 tahun. (bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Muhamad Rusdi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved