Breaking News:

Pembunuhan

Update Dua Eksekutor Pembunuh Ayah dan Anak Membantah Dakwaan Menerima Rp 10 Juta Bukan Rp 500 Juta

upah sebesar Rp 500 juta yang disebutkan JPU itu diungkapkan tak sesuai dengan apa yang diterima oleh dua eksekutor tersebut.

Warta Kota/Rizki Amana
Dua eksekutor pembunuh ayah dan anak, Muhammad Nursahid alias Sugeng (kiri) dan Kusmawanto alias Agus (kanan). 

Karenanya kata Argo pihaknya memburu suami dan pembantu pelaku untuk memastikan hal ini.

Argo menjelaskan bahwa S dan A berprofesi sebagai buruh di Lampung. dan mengaku baru sekali beraksi membantu pembunuhan.

Menurut Argo kasus pembunuhan ayah dan anak, yakni Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M Adi Pradana alias Dana (23), yang ditemukan terbakar dalam mobil di Sukabumi, Minggu (25/8/2019) lalu, rencananya akan dilimpahkan ke Jakarta.

Karenanya kata dia, otak pelaku pembunuhan yakni Aulia Kesuma (45) yang kini ditahan di Polres Sukabumi, akan dibawa ke Jakarta dalam waktu dekat.

"Kemudian, kita masih menunggu tersangka yang ditahan dari Sukabumi. Kami sudah komunikasikan, nanti akan dilimpahkan ke Jakarta. Jadi tentunya nanti kita akan bisa mengetahui bagaimana runtutnya peristiwa pidana tersebut. Dari perencanaan pembunuhan yang tersangka lakukan dari sebuah apartemen di Jaksel," papar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (29/8/2019).

Dari sana kata Argo akan bisa dilihat berapa orang yang merencanakan pembunuhan.

"Lalu dari sekian orang itu apakah ada yang sudah diperiksa, atau masih ada yanh belum. Tentunya akan dilihat apakah ada kaitannya, apakah membantu, atau ikut serta. Itu nanti kita pelajari lebih lanjut, karena kita belum memeriksa secara lengkap tersangka yang di Sukabumi. Nanti kita akan tahu rentetan peristiwanya seperti apa, kalau smeuanya sudah kita periksa," kata Argo.

 Mahfud MD Meralat Pemberitaan yang Mengutip Keterangan TNI Kecolongan karena Enzo Ini Penjelasannya

Dalam kasus ini katanya peristiwa pembunuhan diduga telah terjadi di rumah korban di Jalan Lebak Bulus 1, Jakarta Selatan. Karenanya pihaknya kata Argo sudah memeriksa 5 saksi tetangga di rumah korban di Lebak Bulus.

"Kita sudah memeriksa sekitar 5 saksi yaitu tetangga rumah korban yang mendengar atau mengetahui atau melihat. Kriteria sebagai saksi seperti itu, sehingga sudah, kita lakukan pemeriksaan," kata Argo.

Nantinya kata Argo jika semua saksi dan pelaku sudah diperiksa pihaknya akan melakukan rekonstruksi kasus ini.

Halaman
1234
Penulis: Rizki Amana
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved