Breaking News:

Pelanggaran Lalu Lintas

Pemotor Tutupi Pelat Nomor Untuk Hindari Kamera ETLE, Polisi Bakal Usut dengan Cara Ini

Pemotor Tutupi Pelat Nomor Untuk Hindari Kamera ETLE, Polisi Bakal Usut dengan Cara Ini. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Pemotor Tutupi Pelat Nomor Untuk Hindari Kamera ETLE, Polisi Bakal Usut dengan Cara Ini
ISTIMEWA
DIREKTORATLalu Lintas Polda Metro Jaya mulai melakukan pemantauan tilang dengan kamera pemantau sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kepada sepeda motor mulai Senin 1 Februari 2020 kemarin. Meski begitu penindakan atau penilangan akan dilakukan bagi pengendara yang melanggar, mulai Senin (3/2/2020). Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan penindakan tilang ETLE dengan sepeda motor belum berlaku umum. Penilangan hanya berlaku bagi motor yang memiliki plat atau nomor kendaraan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. • Jangan Melanggar, Tilang ETLE Bagi Pemotor Resmi Diberlakukan Pada 3 Februari 2020 "Ya, penilangan besok, baru akan berlaku bagi pemotor yang berplat nomor di wilayah hukum polda metro jaya saja," kata Fahri kepada Warta Kota, Minggu (2/2/2020). Menurutnya hal itu dikarenakan data plat nomor motor di luar wilayah hukum Polda Metro Jaya belum seluruhnya dimilki pihaknya. Ia menjelaskan pada pemantauan tilang motor dengan kamera ETLE pada Sabtu 1 Februari 2020, tercatat ada 167 pemotor yang kedapatan melanggar lalu lintas dan berhasil tercapture kamera ETLE. Beruntung bagi para pemotor yang ketahuan melanggar Sabtu (1/2/2020) kemarin, polisi belum menindak atau melakukan tilang pada mereka. • Siap-Siap! Tilang Motor dengan Kamera ETLE Dijadwalkan Mulai Bulan Ini Penilangan akan dilakukan bagi pengendara yang melanggar, Senin (3/2) besok. "Jumlah pelanggaran sepeda motor yang ter-capture kamera ETLE, Sabtu kemarin sejumlah 167 pelanggaran,” kata Fahri. "Namun mereka belum ditindak atau dikirim pemberitahuan tilang, karena baru akan diterapkan ke pengendara yang melangar pada Senin 3 Februari. Sementara 1 dan 2 Februari masa edukasi dan sosialisasi akhir," katanya. Fahri mengatakan dari 167 pelanggaran yang terjadi itu, jenis pelanggaran yang paling banyak terjadi yaitu pelanggaran sepeda motor melintas jalur busway di koridor 6 Transjakarta. "Yakni sejumlah 88 pelanggaran," katanya. • Terapkan ETLE di Jalan Tol, Jasa Marga Gandeng Ditlantas Polda Metro Jaya Disusul pelanggaran di jalur busway di halte duren tiga dengan jumlah pelanggaran sejumlah 57 pelanggaran. "Terrdiri dari 55 pelanggaran sepeda motor melintas jalur busway dan 2 pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm," kata Fahri. Ia mengatakan penerapan ETLE sepeda motor untuk mengurangi angka kecelakaan. Sebab, kebanyakan kecelakaan lalu lintas diawali pelanggaran. Fahri juga memastikan nilai denda dan hukuman bagi pelanggar yang terekam ETLE sesuai yang tertera di UU LLAJ. "Denda maksimal untuk ETLE ini, tidak pakai helm ancaman kurungan 1 bulan atau denda Rp 250 ribu. Melanggar marka Pasal 287 ayat 1 ancaman kurungan 2 bulan dengan dan atau denda Rp 500 ribu. Terganggu konsentrasinya misal karena pakai HP, diancam kurungan 3 bulan dengan dan atau denda Rp 750 ribu," kata Fahri.

KELAKUAN pemotor untuk menghindari dari tilang kamera ETLE semakin aneh. 

Terbaru, seorang pemotor menutup pelat nomor motornya saat melintas di jalur busway Transjakarta di mana terdapat kamera ETLE. 

Peristiwa itu terjadi di jalur busway Koridor 6 jurusan Ragunan dan Dukuh Atas 2, dari Mampang arah Kuningan, tertangkap kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), menutupi pelat motornya.

Aksinya itu dilakukan diduga agar pihak kepolisian tidak bisa melakukan tindakan penilangan melalui sistem ETLE.

Dari foto yang diterima Warta Kota dari pihak Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya (PMJ), sepeda motor itu ditumpangi dua orang.

Kedua penumpang itu sama-sama mengenakan jaket hitam. Pengendara menggunakan helm merah bertuliskan KYT, serta sambil tertawa.

 Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu-Tanah Abang Kini Ada ETLE, Motor Nekat Terobos Bakal Kena Tilang

Pemotor tutupi pelat nomor saat masuk jalur busway untuk hindari kamera ETLE.
Pemotor tutupi pelat nomor saat masuk jalur busway untuk hindari kamera ETLE. (istimewa)

Lalu tangan kirinya menutupi pelat nomor, sementara tangan kanan tetap memegang grip gas motor.

Sedangkan, penumpang yang duduk di belakang mengenakan helm hijau.

Sepeda motor itu berwarna merah. Tidak diketahui mereknya. Diduga motor matic, Yamaha Aerox.

Kasie STNK PMJ, Kompol Arif Fazlurrahman, menegaskan bahwa pihaknya tetap bisa menindak pelanggar tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved