Breaking News:

Virus Corona

KABAR GEMBIRA: 1.020 Orang Sembuh dari Corona, China Berterima Kasih kepada Indonesia

Angka kesembuhan wabah penyakit pneumonia yang diakibatkan oleh paparan virus corona di China sudah mencapai angka 1.020 orang.

ANTARA/HO-ChinaNews/mii
Sebanyak tujuh orang yang terinfeksi 2019-nCoV diizinkan meninggalkan Rumah Sakit Zhejiang University di Hangzhou, China, Rabu (5/2/2020), setelah dinyatakan sembuh total dari virus mematikan itu. 

 Kisah Cinta Segitiga Si Doel Berakhir, Ini yang Akan Dilakukan Aktor dan Politisi Rano Karno

"Ketika saya menyadari bahwa saya terkena virus, saya menangis sebab saya harus menjaga keluarga saya," katanya. "Namun saya tidak mempunyai perasaan buruk terhadap wisatawan maupun orang China. Saya sopir taksi dan turis ladang nafkah saya."

Thailand menerima sekitar 11 juta wisatawan dari China tahun lalu.

Dokter mengapresiasi sopir tersebut lantaran berhenti bekerja dan langsung melaporkan dirinya begitu jatuh sakit. Keluarganya semua terbukti negatif virus tersebut.

Dokter Thailand: Ramuan obat flu dan HIV bantu lawan corona

Dokter di Thailand melihat keberhasilan dalam mengobati kasus parah virus corona baru, dalam campuran obat flu dan HIV dengan hasil awal yang menunjukkan progres cepat selama 48 jam setelah menerapkan pengobatan tersebut, kata mereka pada Minggu.

 Menteri Perdagangan Dilaporkan ke Bareskrim Atas Dugaan Penipuan, Terkait Uang Damai Rp 500 Miliar?

Dokter dari Rumah Sakit Rajavithi di Bangkok menyebutkan prosedur baru dalam pengobatan virus corona telah memulihkan kondisi sejumlah pasien di bawah penanganan mereka, termasuk perempuan China berusia 70 tahun dari Wuhan, yang terbukti positif virus corona selama 10 hari.

Pengobatan itu mengandung  campuran obat anti-HIV Iopinavir dan ritonavir, dikombinasikan dengan obat flu oseltamivir dalam dosis besar.

"Ini bukan pengobatan, namun kondisi pasien cepat membaik. Dari terbukti positif selama 10 hari di bawah penanganan kami, setelah menerapkan kombinasi obat ini hasil tes menjadi negatif dalam 48 jam," kata Dr. Kriangska Atipornwanich, spesialis paru di Rumah Sakit Rajavithi, kepada awak media.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved