Hotman Minta Kapolri Selidiki Kasus Penghinaan yang Diduga Dilakukan Mantan Suami Nikita Mirzani

Hotman Paris Hutapea meminta Kapolri Jenderal Idham Azis selidiki kasus penghinaan Polri yang diduga dilakukan oleh mantan suami Nikita Mirzani

Penulis: | Editor: Dwi Rizki
Instagram @Hotmanparisofficial
Hotman Paris Minta Kapolri Periksa Pria Penghina Polri yang Diduga Sajad Ukra 

Hotman Paris Hutapea meminta aparat kepolisian untuk menelusuri rekaman suara oknum orang asing yang melecehkan negara Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan Hotman Paris lewat akun Instagramnya @hotmanparisofficial; pada Kamis (6/2/2020).

Permintaan tersebut disampaikan Hotman Paris setelah namanya disebut dalam rekaman suara yang diunggah oleh Nikita Mirzani lewat akun instagram @nikitamirzanimawardi_17; pada Rabu (5/2/2020).

Dalam postingan tersebut, terdapat rekaman suara pria berbahasa inggris yang diduga milik Sajad Ukra, mantan suami Nikita Mirzani.

Pria dalam rekaman suara tersebut terdengar menyinggung soal Hotman Paris yang berada di belakang Nikita Mirzani.

Namun, Hotman Paris tidak mempersoalkan namanya walau dilecehkan oleh pria dalam rekaman.

Hotman Paris justru mempermasalahkan penghinaan yang disampaikan pria diduga Sajad Ukra kepada negara Indonesia.

Hotman Paris pun meminta aparat kepolisian untuk mengecek rekaman suara yang sudah viral tersebut.

"Kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Metro, mohon dicek, mohon diperiksa media sosial yang sudah viral di mana-mana, di mana ada suara oknum orang asing dalam Bahasa Inggris yang suaranya yang kata-katanya sangat menghina instansi kepolisian RI, dan juga sangat melecehkan negara republik Indonesia yang berdaulat," ungkap Hotman Paris.

"Tolong segera dicek media sosial, agar segera disidik, termasuk orang-orang yang dekat di sekitarnya, yang membantu," tambahnya.

Selain itu, Hotman Paris pun meminta kepada Dirjen Keimigrasian untuk memeriksa dokumen milik Sajad Ukra.

Hotman pun meminta agar pihak Keimigrasian menerbitkan cegah tangkal atau penolakan terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang hendak mengunjungi Indonesia.

"Demikian juga kepada bapak direktur penindakan Imigrasi agar segera dicek paspor kedatangan dan dicegah tangkal atau melakukan tindakan sesuai dengan keimigrasian," jelas Hotman Paris.

"Orang asing, sangat mengeluarkan kata-kata yang sangat sangat sangat menyakiti hati bangsa Indonesia," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved