Kamis, 16 April 2026

Liga Prancis

Dimitri Payet Pertahankan Tren Tak Terkalahkan Marseille

Dimitri Payet tak ingin tren tak terkalahkan Olympique Marseille ternodai. Dia berhasil membawa klubnya 12 kali tak terkalahkan berturut-turut.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Ist
Dimitri Payet 

Payet membuka harapan Marseille dapat mempertahankan rekornya tersebut saat bertarung dengan Saint-Etienne di pekan ke-23 Liga Prancis 2019-2020 di Stadion Geoffroy-Guichard, Kamis (6/2).

Dikutip dari besoccer.com, sayap berusia 32 tahun itu mencetak gol pembuka Marseille di menit ketujuh.

Dimitri Payet
Dimitri Payet (SoccerPro.com)

Gol tersebut menjadi modal bagi Marseille untuk memetik tiga poin di laga tersebut.

Sebab, Saint-Etienne memborbardir pertahanan Marseille untuk menyamakan skor.

Beruntung kiper Marseille, Steve Mandanda, tampil prima. Dia mampu mematahkan tiga tembakan pemain Saint-Etienne.

Namun, diakhir pertandingan Marseille mencetak gol kedua melalui Nemanja Radonjic pada menit ke-85.

"Saya pikir itu cukup jelas di kepala saya. Semua orang tahu mengapa saya kembali ke sini. Tujuannya adalah untuk membawa klub ini kembali ke Liga Champions. Kualifikasi bagus, bermain di dalamnya lebih baik," kata Payet.

Sementara itu, Pelatih Saint-Etienne, Claude Puel, kecewa timnya kalah dari Marseille.

Sebab, di menit-menit akhir babak kedua anak asuhnya kehabisan energi. Sehingga tak bisa menyamakan skor bahkan Marseille kembali mencetak gol.

"Kami melakukan tekanan dengan baik saat bermain dengan hasrat dan kualitas. Kami menggerakkan lawan kami dan kami seharusnya kembali ke pertandingan. Di babak kedua, kami mulai lagi dengan memasukkan intensitas ke dalam permainan kami, lalu kelelahan bekerja di kedua sisi. Kami berusaha keras untuk mengemas permainan tetapi kami memberikan semua yang kami bisa berikan. Kami mencoba sampai akhir. Sayangnya, kami kehabisan bensin di akhir pertemuan," tandas Puel.

Pelatih berusia 58 tahun itu menyatakan bahwa anak asuhnya tampil penuh semangat meskipun kelelahan. Sebab, dalam 10 hari timnya bermain empat kali.

Sebab itu, ia berharap klubnya memberikan apresiasi atas usaha keras mereka dengan memberikan hadiah.

Tambahan tiga poin tersebut membuat Marseille kokoh di peringkat kedua klasemen sementara Liga Prancis musim ini dengan 46 poin.

Marseille yang berada di zona Liga unggul Champions unggul enam poin atas Rennes yang menempati peringkat ketiga atau di zona kualifikasi Liga Champions.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved