Berita Video

VIDEO: Bayi Korban Banjir di Periuk Tangerang Mengalami Kejang - kejang 

Suhu badan Rizki sangat tinggi. Agus (45) dan Eusi (44) orang tua dari bayi ini pun panik bukan kepalang.

VIDEO: Bayi Korban Banjir di Periuk Tangerang Mengalami Kejang - kejang 
Warta Kota/Andika Panduwinata
Suasana korban banjir Periuk Kota Tangerang yang erada di pengungsian sejak 4 hari terakhir. Banyak bayi nangis, anak-anak mulai kena penyakit gatal. 

Malang nian nasib yang menimpa seorang balita bernama Rizki Ramadhan ini. Bayi berusia 2,5 tahun korban banjir di Kota Tangerang itu mengalami kejang - kejang. 

Suhu badan Rizki sangat tinggi. Agus (45) dan Eusi (44) orang tua dari bayi ini pun panik bukan kepalang. 

Rumahnya yang berada di RT 07 / RW 07 Total Persada, Periuk, Kota Tangerang itu terendam banjir hingga ketinggian 2,5 meter. Mereka pun terpaksa harus mengungsi di GOR Periuk dengan fasilitas seadanya.

Bayinya pun hanya bisa tertidur beralasan kasur yang tipis. Bahkan Rizki juga kerap kali merengek kepada orang tuanya ini. 

Kondisi tempat pengungsian penuh sesak. Suasana yang begitu panas kental terasa di dalam GOR Periuk.

"Anak saya demam tinggi, tadi kejang - kejang," ujar Euis tampak pilu saat dijumpai Warta Kota di lokasi penampungan banjir, GOR Periuk, Kota Tangerang, Rabu (5/2/2020).

Wajah ibu berusia 44 tahun ini terlihat cemas. Keletihan menggelayutinya hingga kedua matanya tampak sayu. 

"Anaknya nangis aja enggak berhenti, kasihan," ucapnya terdengar sendu. 

Agus sang ayah bayi itu pun langsung bergegas membawa buah hatinya ini untuk berobat. Dia membawa Rizki ke Puskesmas terdekat.

"Takut kenapa - napa, saya langsung bawa ke Puskesmas," kata Agus terlihat bola matanya berkaca - kaca. 

Setelah dibawa ke Puskesmas, Rizki mendapatkan penanganan lebih lanjut. Bayi mungil ini diberikan obat oleh pihak Puskesmas. 

"Tadi hanya dikasih obat Paracetamol saja. Untuk asupan makan juga menipis. Susu sudah tidak ada, hanya dapat makanan biskuit dari pemerintah. Obat - obatan lainnya juga belum ada," ungkapnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved