Breaking News:

Banjir Bodetabek

Rizki Ramadhan, Balita Korban Banjir Kota Tangerang Ini Sempat Alami Kejang-Kejang di GOR Periuk

Rumah orangtuanya yang berada di RT 07 / RW 07 Total Persada, Periuk, Kota Tangerang itu terendam banjir hingga ketinggian 2,5 meter.

Istimewa
Rizki Ramadhan bersama orangtuanya di lokasi pengungsian korban banjir di GOR Periuk, Kota Tangerang, Rabu (5/2/2020). Bocah berusia 2,5 tahun ini sempat mengalami kejang-kejang. 

Agus sang ayah bocah itu pun langsung bergegas membawa buah hatinya ini untuk berobat. Dia membawa Rizki ke Puskesmas terdekat.

MALANG nian nasib yang menimpa seorang balita bernama Rizki Ramadhan ini. Bocah berusia 2,5 tahun korban banjir di Kota Tangerang tersebut sempat mengalami kejang - kejang.

Suhu badan Rizki sangat tinggi. Agus (45) dan Eusi (44) orangtua dari bayi ini pun panik.

Rumahnya yang berada di RT 07 / RW 07 Total Persada, Periuk, Kota Tangerang itu terendam banjir hingga ketinggian 2,5 meter.

VIDEO: Bayi Korban Banjir di Periuk Tangerang Mengalami Kejang - kejang 

UPDATE Ribuan Warga Tangerang Kebanjiran, Banyak Bayi Rewel Kepanasan di Pengungsian

4 Hari Warga Korban Banjir Periuk Tangerang di Pengungsian, Bayi Menangis, Anak-anak Mulai Gatal

Mereka pun terpaksa harus mengungsi di GOR Periuk dengan fasilitas seadanya.

Bayinya pun hanya bisa tertidur beralasan kasur yang tipis. Bahkan Rizki juga kerap kali merengek kepada orangtuanya.

Kondisi tempat pengungsian penuh sesak. Suasana yang begitu panas kental terasa di dalam GOR Periuk.

"Anak saya demam tinggi, tadi kejang-kejang," ujar Euis tampak pilu saat dijumpai Wartakotalive.com di lokasi penampungan banjir, GOR Periuk Kota Tangerang, Rabu (5/2/2020).

Wajah ibu berusia 44 tahun ini terlihat cemas. Keletihan menggelayutinya hingga kedua matanya tampak sayu.

"Anaknya nangis terus ngga berhenti, kasihan," ucapnya terdengar sendu.

Agus sang ayah bocah itu pun langsung bergegas membawa buah hatinya ini untuk berobat. Dia membawa Rizki ke Puskesmas terdekat.

"Takut kenapa-napa, saya langsung bawa ke Puskesmas," kata Agus terlihat bola matanya berkaca-kaca.

Setelah dibawa ke Puskesmas, Rizki mendapatkan penanganan lebih lanjut. Bayi mungil ini diberikan obat oleh pihak Puskesmas.

"Tadi hanya dikasih obat Paracetamol saja. Untuk asupan makan juga menipis. Susu sudah tidak ada, hanya dapat makanan biskuit dari pemerintah. Obat-obatan lainnya juga belum ada," ungkapnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved