Breaking News:

Virus Corona

Mahasiswa Indonesia di China Ceritakan Bahwa Awalnya Virus Corona Tak Berbahaya, Ini Kisahnya

Mahasiswa Indonesia di China Ceritakan Bahwa Awalnya Virus Corona Tak Berbahaya, Ini Kisahnya. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
KOMPAS.com/istimewa
Arofatul Uqufah, alumni PP Nuris Antirogo yang kuliah di China berhasil pulang ke Jember. 

MAHASISWA Indonesia di China, Arofatul Uqufah, menceritakan, bahwa awalnya Virus Corona tidak berbahaya. 

Arofatul Uqufah adalah alumni Pondok Pesantren Nuris Jember yang kini kuliah di Jinan University, Guangzhou, China.

Awalnya, menurut Arofatul, virus corona itu dianggap biasa oleh para mahasiswa, termasuk dirinya sendiri.

Menurut dia, tak butuh waktu lama agar virus tersebut hilang.

Upaya Mencegah Terinfeksi Virus Corona, Begini yang Dilakukan Sandra Dewi pada Anak-anaknya

Namun, seiring waktu, ternyata virus yang gejalanya mirip flu itu tidak bisa diremehkan.

Virus corona justru semakin merebak dan meluas hingga ke berbagai daerah di China.

“Saya baca info tadi malam sudah ada 224 di yang tertular virus,” kata Arofatul.

Selain itu, menurut Arofatul, dirinya sempat kesulitan mencari makanan di supermarket.

Akibat virus corona yang memuat aktivitas manusia berkurang, sayur yang dijual di pasar semakin langka.

“Kalau daging tetap banyak, tapi virusnya kan menular dari daging,” kata dia.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved