Breaking News:

Virus Corona

Mahasiswa di China Ternyata Biasa Terserang Virus Corona, dan Cepat Sembuh

Mahasiswa di China Ternyata Biasa Terserang Virus Corona, dan Cepat Sembuh. Simak selengkapnya.

ANTARA/Ardika/am
ILUSTRASI: Bahaya Virus Corona yang berdampak kematian. 

Karena kondisi tiga WNI tersebut masih dalam keadaan tidak sehat pemerintah belum ada rencana untuk memulangkan mereka ke Indonesia.

“Skenario pemulangan belum ada karena masih ada gejala dan tanda,” kata Anung

Selama masih berada di wilayah-wilayah yang dikarantina akibat wabah novel coronavirus, tiga WNI tersebut terus berada dibawah pemantauan Kedutaan Besar Indonesia di Beijing.

“Mereka di dalam pemantauan KBRI China dan mendapatkan jaminan dari otoritas kesehatan setempat,” ucap Anung.

 Garuda Hentikan 30 Penerbangan ke China Menyusul Epidemik Virus Corona, Mulai Rabu Pukul 00.00 WIB

Tiga WNI tersebut tidak lolos screening kesehatan ketika bersama 238 lainnya menjalankan pemeriksaan kesehatan di Wuhan, China, sebelum terbang ke Indonesia, Minggu 2/2/2020) kemarin.

Sementara itu 238 lainnya beserta tim evakusi dan crew pesawat Batik Air yang menjemput mereka saat ini tengah menjalankan proses observasi di Pangkalan Militer, Natuna selama 14 hari.

 Tepuk Tangan Untuk Pilot TNI

Sementara itu, tim evakuasi WNI dari Wuhan akibat Virus Corona mendapat berbagai sorotan di media sosial. 

Beberapa momen yang dibagikan di media sosial (Medsos), bahkan tampak sangat dramatis. 

Pemerintah Indonesia menjemut 238 WNI dengan menggunakan 3 pesawat. 

Terdiri dari satu pesawat Batik Air, dan 2 pesawat milik TNI Angkata Udara. 

Kini berbagai potongan perjalanan evakuasi WNI satu per satu mulai tersebar di media sosial.

 Daya Tahan Tubuh Kuat Cegah Virus Corona, Begini Cara Memperkuat Daya Tahan Tubuh

WNI dari Wuhan disemprot cairan disinfektan begitu tiba di Bandara Hang Nadiem, Batam. Penyemprotan merupakan bagian kecil dari proses pencegahan terhadap wabah Virus Corona
WNI dari Wuhan disemprot cairan disinfektan begitu tiba di Bandara Hang Nadiem, Batam. Penyemprotan merupakan bagian kecil dari proses pencegahan terhadap wabah Virus Corona (twitter)

Salah satunya adalah momen di mana pilot TNI diber tepuk tangan oleh para penumpang begitu pesawat memasuki wilayah Indonesia. 

Inilah potongan momen pilot TNI diberi tepuk tangan oleh para WNI Wuhan yang dievakuasi : 

'Selamat pagi, para penumpang Warga Negara Indonesia yang terhormat. Selamat datang di Indonesia. 

Penerbangan ke Ranai, Natuna akan kita tempuh 55 menit dengan ketinggian jelajah 27.000 kaki di atas permukaan air laut. 

Sebelum lepas landas kami persilahkan kepada anda, untuk berdoa demi keselamatan kita semua. 

Atas nama keluarga besar skuadron udara 5, dan seluruh awak pesawat yang bertugas, kamu mengucapkan selamat menikmati penerbangan ini.

 BEREDAR, Foto Penampakan Petugas Medik yang Mengurus Pasien Virus Corona Kondisnya Kayak Gini

Suasana WNI saat dievakuasi pulang dari China yang tengah dilanda wabah Virus Corona. Pemulangan via pesawat Batik Air
Suasana WNI saat dievakuasi pulang dari China yang tengah dilanda wabah Virus Corona. Pemulangan via pesawat Batik Air (Twitter @KemenkesRI)

TNI, dari, oleh, dan untuk rakyat. Bersama rakyat, TNI kuat. Salam Camar Skuadron Udara 5.'

Setelah itu, tepuk tangan pun bergemuruh di kabin pesawat. 

Simak video selengkapnya di bawah ini: 

 Ada 14.548 Orang Positif Terinfeksi Virus Corona, 304 Orang Tewas dan 332 Orang Dinyatakan Sembuh

Bahagia Bersama Dokter

Tak sampai di situ, pagi ini para WNI dari Wuhan masih menjalani masa karantina di Natuna. 

Tadi pagi, seorang dokter memposting sebuah video dengan latar belakang para WNI dari Wuhan yang tampak bahagia. 

Saat itu, mereka baru saja lari pagi bersama. 

Pramugari Panik

Sementara itu, sejumlah pramugari juga mengaku paranoid dengan penyebaran virus corona tersebut.

Mereka bahkan mencoba memeriksa ke rumah sakit terdekat guna memastikan kesehatannya.

RSUD Kota Tangerang menjadi satu dari rumah sakit yang kerap didatangi oleh sejumlah pramugari.

"Kemarin memang para pramugari berobat ke sini terkait pengecekan virus corona," ujar Kepala Humas RSUD Kota Tangerang, Tintin kepada Wartakotalive.com saat dijumpai di ruang kerjanya, Senin (3/2/2020).

 Ada 14.548 Orang Positif Terinfeksi Virus Corona, 304 Orang Tewas dan 332 Orang Dinyatakan Sembuh

Tintin menjelaskan, pramugari-pramugari itu memang dalam kondisi flu.

Mereka pun khawatir terjangkit virus corona.

"Keadaannya memang sedang batuk dan juga pilek. Pasien pramugari ini juga sebelumnya telah melakukan riwayat perjalanan ke luar negeri," ucapnya.

FOLLOW US:

Menurut Tintin, pihaknya pun segera melakukan penanganan khusus terhadap pramugari tersebut.

Ia menyebut RSUD Kota Tangerang menerapkan berbagai langkah dalam mengantisipasi adanya pasien yang diduga terpapar virus corona.

"Untuk corona, kami menyediakan ruangan khusus di IGD. Kami bawa pasien ini ke ruangan isolasi," kata Tintin.

Kemudian pihak dokter spesialis melihat terlebih dulu gejala apa yang terjadi.

Jika ada pasien yang mengarah ke penyakit Ispa, maka segera dilakukan penindakan.

"Untuk kasus pramugari itu memang ada gejala seperti Ispa. Mengalami sesak berat. Pasien juga melakukan perjalanan ke luar negeri selama 15 hari. Tapi ketika kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata pramugari ini mengalami penyakit radang dan negatif terkena virus corona," ungkapnya.

Beberapa penindakan sudah dilakukan. Mulai dari melakukan rontgen, suap tenggorokan dan menyiapkan ambulans.

"Kalau memang ada pasien yang positif corona, maka kami akan segera rujuk ke RS Suroso dan RS Persahabatan. Dan juga langsung melaporkan ini kepada Dinas Kesehatan," tutur Tintin.

Tintin pun meminta agar masyarakat tak perlu panik atau risau terkait mewabahnya virus corona ini.

Sebab pemerintah sangat concern dalam menangani persoalan tersebut.

"Masyarakat harus tenang. Pramugari ini memang saat itu merasa paranoid terpapar virus corona dan gejalanya juga sama mengalami baruk, pilek serta sesak nafas. Jangan panik dan segera langsung melakukan pemeriksaan," imbuhnya.

"Jika melakukan perjalanan terapkan pola hidup yang bersih dan sehat. Pakai masker, selalu cuci tangan, cuci muka dan ganti baju. Karena virus penyakit bisa menyebar dari mana saja," papar Tintin. 

Viral Pasien Virus Corona Sembuh Setelah Dirawat 19 Hari, Karena Minum Air Putih 25 Liter Per Hari?

Seorang pria 49 tahun di China dinyatakan sembuh dari virus corona.

Pria tersebut bahkan harus minum air mencapai 25 liter tiap harinya.

Saat keluar dari rumah sakit, si pria berteriak bahagia "aku baik-baik saja."

 TERBARU, WHO Pastikan Virus Corona Tak Ditularkan via Hewan Peliharaan, Vaksin Sedang Dibuat

 5 Info Hokas Soal Virus Corona, Dari Makan Bawang Putih Sampai Kebocoran Laboratorium di Wuhan

Wabah virus corona yang menyerang China dilaporkan terus mengalami peningkatan.

Virus corona muncul pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei.

Mengutip dari South China Morning Post, hingga Sabtu (1/1/2020), kasus virus corona mencapai 11.943 secara global.

Kebanyakan warga berupaya untuk segera keluar dari Cina, sehingga mereka harus menjamin diri mereka benar-benar bersih tidak terkontaminasi coronavirus.
Kebanyakan warga berupaya untuk segera keluar dari Cina, sehingga mereka harus menjamin diri mereka benar-benar bersih tidak terkontaminasi coronavirus. (Daily Mail)

Kasus tersebut didominasi terjadi di wilayah daratan China dengan total kasus mencapai 11.791.

Sementara itu, korban meninggal dilaporkan meningkat, kini jumlahnya 259 orang.

Hingga saat ini, para peneliti masih mengkaji obat atau vaksin yang mungkin bisa dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus tersebut.

Untuk diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan status darurat atas wabah virus corona.

 Hasil Lengkap Liga Inggris, MU Ditahan Wolves 0-0 Meski Bruno Fernandes Tampil, Peringkat Melorot

Pemerintah Indonesia pada Sabtu (1/2/2020) hari ini memberangkatkan tim untuk mengevakuasi lebih dari 240 WNI di Wuhan.

Pemerintah menyewa Batik Air berjenis Airbus 1330-330 digunakan untuk mengangkut para WNI ke Indonesia.

Di tengah wabah virus corona yang terus melonjak sementara vaksin belum ditemukan, seorang pasien di China akhirnya dinyatakan sembuh.

Mengutip dari China Press, seorang pria yang terjangkit virus corona di Provinsi Jianxi China mengalami gejala virus corona pada awal Januari 2020.

 Setelah Dilamar Akhir Desember 2019, Isyana Sarasvati Menikah di Tanggal Cantik Hari Ini

Dia adalah Chen, pria berusia 49 tahun yang sempat pergi ke Wuhan beberapa waktu lalu.

Chen pergi ke Wuhan pada Oktober 2019 untuk urusan perdagangan unggas.

Ia kembali ke Pingxiang, Jiangxi pada 2 Januari 2020.

Setelah kembali dari Wuhan, Chen mengalami batuk pada tanggal 5 Januari 2020.

Demam dirasakan oleh Chen pada 7 Januari.

Selain itu, Chen juga merasakan sesak dada dan sejumlah gejala lainnya.

Pemeriksan menunjukkan bahwa Chen telah terinfeksi virus corona.

Ia lalu dibawa ke Rumah Sakit Rakyat Kedua Pingxiang.

Dikutip Tribunnews dari World of Buzz, Chen mengalami demam yang tidak tertahankan selama enam hari enam malam.

 Menjadi Juara Australia Open Junior 2020, Ini Momen Berkesan dan Impian Priska Medelyn Nugroho

Chen mengatakan, ia harus minum 25 liter air setiap hari.

Hal ini dilakukan oleh Chen untuk menghilangkan gejala tenggorokan yang kering akibat virus corona.

Pada tanggal 26 Januari 2020 atau setelah 19 hari dirawat, dokter yang memeriksa Chen mendapati hasil bahwa pria paruh baya tersebut telah sembuh dari corona.

Tes virus corona yang kembali dilakukan menunjukkan hasil negatif.

Chen pun akhirnya diperbolehkan untuk pulang.

Dokter hanya meresepkan obat untuk mengatasi gejala atau tanda virus corona.

Mereka tidak dapat membunuh virus pneumonia Wuhan.  

 Faktor Cuaca dan Minim Penerangan, Tim Gabungan Hentikan Sementara Pencarian Korban Tenggelam

"Ini adalah masalah sistem kekebalan tubuh pasien melawan virus pneumonia Wuhan. Apakah virus dapat dikalahkan tergantung pada sistem kekebalan pasien itu sendiri.

Obat hanya dapat membantu mengurangi demam, menyembuhkan masuk angin, batuk, atau gejala lainnya," kata seorang.

Saat keluar, Chen menunjukkan ekspresi bahagianya,"Aku baik-baik saja! Semuanya baik-baik saja!".

Sebelum Chen pergi meninggalkan rumah sakit, ia sempat memberi karangan bunga kepada staf media yang merawatnya selama ini.

Hal tersebut dilakukan oleh Chen sebagai bentuk rasa terima kasihnya.

Meski tidak bisa dipastikan aktivitas meminum 25 liter per hari membuat Chen sembuh dari virus Corona, tetapi meminum air sebanyak itu setidaknya mengurangi rasa kering akibat infeksi radang tenggorokan akibat virus Corona.

 Tidak Hanya Cantik, Pedagang Tahu yang Viral Ini Ternyata Lulusan S2 dan Ogah Kerja Kantoran

Saran IDI Terkait Virus Corona

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Doktet Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih mengatakan, mencuci tangan menggunakan sabun secara rutin setelah beraktifitas sangat efektif untuk mencegah penyebaran kuman ke dalam tubuh.

Mencuci tangan mengunakan sabun menurutnya merupakan langkah yang cukup efektif untuk mencegah dan mengurangi resiko penularan, salah satunya virus corona yang tengah jadi perbincangan saat ini.

"Secara spesifik belum ada penelitian untuk virus corona tapi kalo virus lain sangat efektif. Hubungan cuci tangan dari WHO atau Kemenkes misalnya itu diare jadi sangat spesifik mendorong hal itu," kata Daeng di Kantor Sekretariat PB IDI, Jumat (31/1/2020).

Maka, pihaknya merekomendasikan masyarakat untuk waspada terhadap virus dengan menjaga kebersihan.

Apalagi dengan adanya virus corona saat ini tentu harus ada kewaspadaan dini, meski virus tersebut belum ada di Indonesia.

 Jessica Iskandar dan Richard Kyle Menggelar Pesta Pernikahan di Bali dan Bandung, Begini Alasannya

Namun, informasi yang Daeng dapat jika penyebaran virus itu tak lagi dari Hewan ke Manusia, melainkan Manusia ke Manusia.

"Kenapa harus cuci tangan, karena tangan ketika memegang apapun pasti akan menempel, dan terkadang kita mengelap mata, mata itu mokosa. Jika itu tersentuh bisa tertular," katanya.

Hindari kontak

Daeng menyebut jika pneumonia pada virus corona mirip dengan pneumonia pada umumnya, hanya saja virus tersebut tergolong baru, dan belum memiliki vaksin yang dapat mencegahnya, sehingga perlu mendorong cara hidup sehat.

"Mencegah penularan antara lain menghindari kontak dengan penderita infeksi pernafasan, menghindari kontak dengan hewan liar, menjaga kebersihan tangan, serta mempraktekan etika batuk dan bersin," ujarnya.

Daeng merekomendasikan untuk menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun. Diharuskan sabun tersebut memiliki kandungan antiseptic, jika tidak dapat mengunakan alternatif lain seperti hand hand sanitizer.

"Sabun yang memiliki fungsi membunuh kuman yang ada di tangan. Sabu yang mengandung antiseptic. Kalo hanya sabu parfum wangi saja dan tidak membunuh kuman di tangan sama saja," ucapnya. 

Sementara itu, CSR Director Reckitt Benckier Helena Rahaya Wonoadi mengatakan pihaknya mendorong masyarakat agar lebih proaktif berpartisipasi mengajak siapapun untuk mempraktekkan cara menjaga kebersihan tangan yang baik.

 Wajah Cantik Penjual Tahu Mendadak Viral, Amanda Nurani Nataprawira Merasa Seperti Sedang Bermimpi

"Terkait isu ini kami melalui dettol turut serta melanjutkan komitmen untuk berkontribusi dan mendukung kempanye kesehatan IDI jaga kesehatan cegah penyebaran kuman," katanya.

Adapun ada 5 hal yang penting diketahui dan dilakukan dalam upaya mencuci tangan yang benar untuk mengantispasi terjadinya penyebaran kuman ataupun virus.(cc)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Takut Virus Corona, Mahasiswa yang Kuliah di China Berhasil Pulang Sendiri ke Jember".

Penulis : Kontributor Jember, Bagus Supriadi

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved