Gaduh Penarikan Penyidik KPK Kompol Rossa, Mantan Komisioner Minta Dewan Pengawas Turun Tangan

MANTAN pimpinan KPK Bambang Widjojanto alias BW, mengomentari polemik penarikan penyidik Kompol Rossa Purbo Bekti.

TRIBUNNEWS/ABDUL QODIR
Bangunan 16 lantai yang didominasi warna merah putih dan berlogo KPK, kokoh berdiri di tepi Jalan HR Rasuna Said Kav C-22, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2015). 

MANTAN pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto alias BW, mengomentari polemik penarikan penyidik Kompol Rossa Purbo Bekti.

"'Pak Rossa kita tidak tarik,' begitu pernyataan Karo Penmas Divisi Humas Polri."

"Tapi Firli Bahuri, Ketua KPK menyatakan 'Tolong dipahami bahwa Kompol Rossa dan Indra betul sudah dikembalikan ke Mabes Polri'," ujar BW kepada wartawan, Rabu (5/2/2020).

Satu Penyidik KPK Dilarang Berkantor dan Belum Digaji, Katanya Sudah Dikembalikan tapi Polri Bantah

"Siapa benar dan siapa bohong? Atas pernyataan yang saling bertolak belakang itu?" sambung BW.

BW lalu mempertanyakan masa kerja Rossa yang baru habis September 2020.

Katanya, jika masa tugas masih lama, kenapa Rossa mesti kembali ke Polri? Padahal, menurut BW, kasus Harun Masiku menjadi perhatian publik.

Tak Dianggap di Pertemuan Dunia, Luhut Panjaitan Ingin Indonesia Punya Senjata Nuklir

"Kilah, dalih, dan saling berbantahan tak elok dan cenderung konyol kembali dipertontonkan di muka publik, atas gonjang-ganjing pemulangan penyidik KPK."

"Tapi yang jelas, sobat Rossa, eksistensi salah seorang penyidik KPK tengah dikorbankan."

"Tak jelas, apakah Rossa ditarik atau dipulangkan? Siapa inisiatornya dan apa alasannya?" imbuhnya.

Bukan TikTok, Ini Perusahaan yang Bakal Jadi Sponsor Utama Liga 1 2020

BW lantas meminta Dewan Pengawas KPK turun tangan atas polemik pengembalian penyidik Kompol Rossa Purbo Bekti ke Korps Bhayangkara.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved