lsuzu Panther Menanti Ajal, Produsen Sebut Aturan Ini Jadi Salah Satu Alasannya

Attias juga menyebutkan, saat ini Panther hanya ada di Indonesia. Filipina yang tadinya masih ada, sudah berganti menjadi MU-X.

lsuzu Panther Menanti Ajal, Produsen Sebut Aturan Ini Jadi Salah Satu Alasannya
Istimewa
ISUZU Panther 

MOBIL legendaris lsuzu Panther sepertinya tinggal menunggu ajal.

Sebab, menurut General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia Attias Asril, mobil ini tinggal menunggu titik akhir saja.

"Tinggal menunggu titik akhirnya saja."

Wanita Penghina Wali Kota Surabaya Ogah Buka Pintu dan Matikan Lampu Rumah Saat Didatangi Polisi

"Atau menunggu regulasi yang membuat mobil ini tidak bisa dipasarkan kembali," ucap Attias, ditemui di Tamnak Thai Restaurant, Jakarta, Senin (3/2/2020).

Ia juga mengatakan, saat ini diharuskan mesin diesel harus memiliki regulasi emisi gas buang Euro 4.

Hal itu juga menjadi alasan Isuzu Panther lanjut atau tidak.

Kadernya Usulkan Ekspor Ganja, PKS Klaim Jadi Satu-satunya Fraksi di DPR yang Rutin Gelar Tes Urine

"Mesin diesel Panther saat ini masih menggunakan mesin Euro 2, dan nanti harus mengikuti regulasi Euro 4."

"Tetapi bila memang ada mesin Euro 4, dan prinsipal Isuzu Jepang ingin melanjutkan, kita akan ikuti peraturan tersebut," tutur Atiias.

Attias juga menyebutkan, saat ini Panther hanya ada di Indonesia. Filipina yang tadinya masih ada, sudah berganti menjadi MU-X.

Sebelum Wafat Gus Solah Mimpi Bertemu Gus Dur dan Dapat Banyak Ucapan Selamat

"Isuzu juga saat ini ingin fokus kepada kelas SUV, dan ingin mendorong terus pengembangan MU-X di pasar Indonesia," lanjut Attias.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved