Gus Sholah Meninggal

Gus Sholah di Mata Wakil Wali Kota Depok: Ajaran Beliau akan Tetap Lestari

Menurut Pradi, Gus Sholah bukan hanya sekedar sosok ulama namun juga negarawan dan figur panutan bangsa.

Gus Sholah di Mata Wakil Wali Kota Depok: Ajaran Beliau akan Tetap Lestari
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna seusai acara penyerahan jenazah korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat, di Masjid Assobariyah, Cipayung, Depok, Minggu (19/1/2020). 

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna turut menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya KH Salahuddin Wahid.

Seperti diketahui Gus Sholah meninggal di RS Harapan Kita, Jakarta Barat, Minggu (2/2/2020) malam.

Menurut Pradi, Gus Sholah bukan hanya sekedar sosok ulama namun juga negarawan dan figur panutan bangsa.

"Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya," ujar Pradi melalui keterangan tertulisnya, Senin (3/2/2020).

Wakil Ketua MPR Arsil Sani: Gus Sholah itu Sosok yang Dunianya Banyak

Pradi mengatakan, kiprah Gus Sholah untuk Indonesia amatlah besar.

Sebab, adik kandung Gus Dur atau  KH Abdurahman Wahid Presiden Republik Indonesia ke-4,  ini banyak terlibat berbagai organisasi dan peristiwa penting di tanah air semasa hidupnya.

"Beliau itu lama di ICMI (Ikatakan Cendikiawan Muslim Indonesia) dan yang paling utama, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo," kata Pradi.

Gus Sholah Wafat, Ustadz Yusuf Mansur Berharap Dapat Meneruskan Perjuangan Gus Sholah

Sejak era kepemimpinan Gus Sholah, kata Pradi, Pondok Pesantren Lirboyo tercatat sebagai salah satu pesantren terbesar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Gus Sholah menempati posisi sebagai Anggota Dewan Penasehat ICMI sejak 1995 hingga 2005.

Kemudian pada tahun 2000, terpilih menjadi Ketua MPP ICMI periode 2000-2005, serta menjadi salah satu Ketua PBNU.

Pradi menegaskan, kendati telah dipanggil Sang Khalik, kontribusi Gus Sholah tetap akan 'hidup'.

Almarhum, kata Pradi, semasa hidupnya berkeliling Indonesia menyampaikan ceramah kebangsaan dan penguatan NKRI.

"Dan ajaran-ajaran beliau akan tetap lestari. Selamat Jalan Gus. Jasamu Luar Biasa untuk Bangsa. Allahummagfirlahu Warhamhu Wa'afihiWa'fuanhu...," kata Pradi.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved