Kematian Lina Jubaedah

Pelawak Sule Tak Hadiri Pengumuman Hasil Autopsi Lina Jubaedah di Polrestbaes Bandung, Ada Apa?

Pelawak Sule tak hadiri pengumuman hasil autopsi Lina Jubaedah di Polrestabes Bandung, pada Jumat (31/1/2020).

Istimewa
Pelawak Sule tak hadiri pengumuman hasil autopsi Lina Jubaedah di Polrestabes Bandung, pada Jumat (31/1/2020). 

Bahkan, Kamis (9/1/2020) malam, Teddy pun sempat dimintai keterangan perihal laporan itu.

Dia mengaku diberondong sejumlah pertanyaan oleh penyidik.

"Pertanyaannya lebih dari 26 pertanyaan. Semua berhubungan dengan bunda Lina," tuturnya di Mapolrestabes Bandung, Jumat.

Berdasarkan pantauan, hari ini Teddy masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian di Mapolreatabes Bandung.

Polisi Periksa 11 Saksi

Polisi telah memeriksa 11 orang saksi terkait tindak lanjut pelaporan Rizky Febian perihal dugaan kejanggalan kematian sang ibunda, Lina Jubaedah.

"Perkembangan untuk pemeriksaan saksi sampai dengan hari ini, sudah 11 saksi kita mintai keterangan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Saptono Erlangga, ditemui di ITB, Senin (14/1/2020) mengutip Kompas.com

Sebelas saksi ini, kata Erlangga, adalah mereka yang mengetahui suatu perisitiwa kejadian.

"Saksi ini dari keluarga, pembantu, sopir, dan orang yang memandikan jenazah," katanya.

Nantinya penyidik akan menyimpulkan semua keterangan dari saksi, berikut alat bukti yang ditemukan hingga hasil otopsi dari forensik.

"Itu semua dianalisis," pungkas Erlangga.

Dengan diperiksanya 11 saksi tersebut, maka untuk pemeriksaan sementara dihentikan.

Meski begitu, polisi tak menutup kemungkinan akan meminta keterangan jika ada informasi lain yang dibutuhkan.

Tercantum Pasal Pembunuhan Berencana

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri menerangkan Rizky Febian mencantumkan pasal 340 dan 338 tentang pembunuhan.

Dalam pasal tersebut, ancaman hukumannya adalah pidana 15 tahun.

"Itu kan laporan dari Rizky Febian, pasal 340 dan 338 KUHP," kata Galih dikutip dari Tribun Jabar.

Menurut Galih, Rizky Febian belum mencatumkan nama terlapor dalam kasus kematian Lina.

"Dengan dasar laporan itu kami menindaklanjutinya," kata Galih.

Atas laporan Rizky Febian, polisi kemudian melakukan autopsi terhadap jenazah Lina pada 4 Januari 2020.

Tadinya hasil autopsi Lina akan diumukan pada 17 atau 18 Januari 2020.

Namun polisi memutuskan untuk mengundur pengumuman hasil autopsi Lina menjadi Jumat (31/1/2020).

"Enggak ada kendala cuma memang penyidik masih butuh waktu untuk melakukan analisis hasil autopsi," ujarnya kepada wartawan Tribun Jabar, Senin (27/1/2020).

Teddy tahu hasil Autopsi Lina

Meski belum diumumkan, namun Teddy mengaku sudah melihat hasil autopsi Lina.

"Ditelepon dari pihak rumah sakit juga saya langsung ke sana, hasilnya sudah saya lihat rekam medisnya nanti buka pas sudah hasil autopsi atau visum," kata Teddy dikutip dari video akun Youtube Cumicumi berjudul 3 Minggu Pasca Kepergian Istri Tercinta, Kerinduan Teddy Pada Almh. Lina.

Atas laporan yang dibuat oleh Rizky Febian, hingga kini Teddy mengaku masih berstatus sebagai saksi.

"kemarin juga saya masih status masih sebagai saksi, bukan tersangka atau terdakwa," kata Teddy.

Nanti bila hasil autopsi Lina menunjukan tidak ada kejanggalan, Teddy berharap ada klarifikasi dari pihak-pihak yang telah menyudutkannya.

"saya sendiri dipojok difitnah satu cuma buat saya sendrii sebagai ujian, semoga nanti yang salah dan benar bisa kelihatan biar nanti saya gak disalahkan sama anak mohon buat mengklarifikasi berita yang simpang siur,

karena saya gak mau disalahkan sama anak pas tidak ada ibunya, karena itu meninggalnya udah titik tulis dari Gusti Allah," kata Teddy.

Mimpi Ketemu Lina

Saat itu Teddy mengaku memimpikan Lina tepat pada hari kedua Lina meninggal dunia.

"Mimpi hari kedua," aku Teddy.

Banyaknya tudingan negatif terhadap diri Teddy pasca-meninggalnya Lina, membuat Teddy lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan.

Sebelum menceritakan isi mimpinya, Teddy mengaku ceritanya memimpikan almarhum sama sekali tidak ditambah atau pun dikurangi.

Teddy bahkan mempersilakan anak-anak indigo atau yang mempunyai kemampuan khusus untuk menerawangnya.

Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa yang dia ucapkan adalah memang yang sebenarnya.

"Cuma mimpinya, saya enggak nambah-nambah, enggak ngurangin, silakan yang punya anak indigo, mimpinya bener enggak," ujar Teddy.

Teddy kemudian membeberkan isi mimpinya.

Teddy mengaku, ia hanya bermimpi didatangi mendiang istrinya.

Dalam mimpi tersebut Teddy mengatakan tak hanya dirinya dan Teddy saja, tetapi juga ada anak Lina dari pernikahannya bersama Sule, yakni Rizwan dan Putri Delina.

"Saya cuma datangin almarhumah, almarhumah datang terus di situ ada Ka Rizwan sama Teh Putri lagi meluk mamanya," ungkap Teddy.

Teddy mengatakan tak ada mimpi-mimpi aneh terkait Lina Jubaedah.

"Udah gitu aja, enggak ada mimpi yang aneh-aneh," ujar Teddy.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Jelang Pengumuman Hasil Autopsi Lina: Teddy Bawa Bayi ke Kantor Polisi, Sule Tak Hadir Karena Ini"

Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved