Breaking News:

Dikukuhkan Indra Uno, OK OCE Kalbar Ditargetkan Ciptakan 100.000 Lapangan Kerja

Dikukuhkan Indra Uno, One Kecamatan One Center of Entrepreneurship (OK OCE) Kalbar Ditargetkan Ciptakan 100.000 Lapangan Kerja

Penulis: | Editor: Dwi Rizki
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Foto Bersama Pengurus Oke Oce Forever Kalbar dengan tamu undangan VIP pada Seminar UMKM, diskusi publik dan pengukuhan pengurus Ok Oce Forever yang dihadiri langsung oleh Co Founder Oke Oce Indra C Uno, di Hotel Golden Tulip, Jalan Teuku Umar, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (28/1/2020) siang. 

Komitmen untuk memberdayakan masyarakat lewat gerakan OK OCE (One Kecamatan One Center of Entrepreneurship) kini hadir di Kalimantan Barat.

Dikutip dari Tribunnews.com, pengukuhan OK OCE dihadiri langsung oleh Co Founder OK OCE Indonesia Prof Indra Cahya Uno dan Ketua Umum OKE OCE Indonesia Lim Rusyamsi.

Gerakan kewirausahaan yang didominasi para ibu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) itu diberi nama OK OCE Forever Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan, para ibu antusias mendengarkan pemaparan Prof Indra Cahya Uno dan Lim Rusyamsi terkait program OK OCE.

Pengurus Oke Oce Forever Kalbar dengan tamu undangan VIP pada Seminar UMKM, diskusi publik dan pengukuhan pengurus Ok Oce Forever yang dihadiri langsung oleh Co Founder Oke Oce Indra C Uno, di Hotel Golden Tulip, Jalan Teuku Umar, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (28/1/2020) siang.
Pengurus Oke Oce Forever Kalbar dengan tamu undangan VIP pada Seminar UMKM, diskusi publik dan pengukuhan pengurus Ok Oce Forever yang dihadiri langsung oleh Co Founder Oke Oce Indra C Uno, di Hotel Golden Tulip, Jalan Teuku Umar, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (28/1/2020) siang. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Beberapa di antaranya pun penasaran dan bertanya bagaimana cara bergabung dalam program OKE OCE.

Satu di antaranya adalah Rosanti (42) pengusaha Keripik Keladi.

Warga Pontianak Tenggara itu mengaku senang mengikuti kegiatan yang menurutnya memotivasi untuk memajukan usaha miliknya.

"Saya suka ikut kegiatan seperti ini supaya termotivasi, penjualan lebih banyak," ujarnya.

Ia berharap usaha home industri keripik keladi miliknya bisa berkembang dan dibantu oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Rosanti sendiri, memiliki omzet perbulan mencapai Rp 3 juta rupiah.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved