Berita Bekasi

Tahun 2021, Pemkab Bekasi Anggarkan Rp 1 Miliar Satu Desa, Gunakan APBD Bukan Dana Desa

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi bakal menganggarkan Rp 1 miliar satu desa dengan menggunakan dana APBD pada tahun 2021.

Tahun 2021, Pemkab Bekasi Anggarkan Rp 1 Miliar Satu Desa, Gunakan APBD Bukan Dana Desa
Istimewa
ILUSTRASI Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 

"Jadi ini beda, bukan dana desa yang dari pemerintah pusat itu. Ini dari APBD kita, tapi bukan berbentuk uang tunai melainkan dalam bentuk pembangunan senilai Rp 1 Miliar yang diusulkan melalui Musrenbang..."

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi bakal menganggarkan Rp 1 miliar satu desa dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada tahun 2021.

Hal itu diungkapkan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dalam keterangan resminya, Kamis (30/1/2020).

Eka mengungkapkan, anggaran itu dikhususkan untuk desa yang ingin memperbaiki infrastruktur di wilayahnya agar tercipta pembangunan yang merata di Kabupaten Bekasi.

Musrenbang Tingkat Kecamatan di Kabupaten Bekasi Digelar, Bupati Bekasi: Prioritaskan Tiga Hal Ini

Bupati Bekasi: Selesaikan Masalah Fasilitas Mebeulair Sekolah dan Gedung Sekolah Rusak

Pesan Bupati Tangerang Kepada 153 Kades Terpilih: Jangan Coba-coba Selewengkan Dana Desa!

"Progam satu miliar satu desa Kabupaten Bekasi ini akan dimulai pada tahun 2021 mendatang. Ini saya sampaikan setiap kali kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2020 di tiap kecamatan," ucap Eka.

Oleh karenanya, lanjut dia, masing-masing desa melalui kepala desa harus mengusulkan pembangunan apa yang diperlukan warganya agar desa tersebut bisa lebih maju dan tidak tertinggal dengan desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Bekasi.

"Ini upaya percepatan dalam pembangunan infrastruktur di desa agar jangan ada desa tertinggal," kata dia.

Bukan dalam bentuk uang

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Slamet Supriyadi mengatakan bahwa dana desa Rp 1 Miliar tersebut bukan berasal dari dana desa akan tetapi menggunakan dana dari APBD Kabupaten Bekasi.

"Jadi ini beda, bukan dana desa yang dari pemerintah pusat itu. Ini dari APBD kita, tapi bukan berbentuk uang tunai tapi dalam bentuk pembangunan senilai Rp 1 Miliar yang diusulkan melalui Musrenbang," kata Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi Slamet Supriyadi.

Maka dari itu, kata Slamet, kepala desa harus mengusulkan kegiatan pembangunan apa saja yang akan dilakukan.

"Setiap kepala desa tentunya melalui tahapan Musrenbang wajib mengusulkan dan nanti mengawal pembangunan di wilayahnya,” ungkap dia.

Slamet menambahkan program ini sebagai komitmen Bupati Eka Supria Atmaja yang ingin mewujudkan pemerataan pembangunan di desa-desa.

“Program satu miliar satu desa ini diharapkan warga sejahtera dan terwujud pembangunan yang merata di Kabupaten Bekasi," papar Slamet. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved