Breaking News:

Revitalisasi Monas

Sekda DKI Sebut Kepala Daerah Tak Bisa Intervensi Proyek Revitalisasi Monas, Ini Alasannya

Sekretaris Daerah DKI Saefullah menyatakan, kepala daerah tidak memiliki wewenang dalam mengintervensi proyek yang dikerjakan SKPD.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Hertanto Soebijoto
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Pekerja sedang mengerjakan proyek revitalisasi Monas sisi selatan, Selasa (28/1/2020). 

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menyatakan, kepala daerah tidak memiliki wewenang dalam mengintervensi proyek yang dikerjakan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD).

Hal itu dikatakan Saefullah menyusul adanya penghentian proyek revitalisasi sisi selatan Monumen Nasional (Monas) sejak Rabu (29/1/2020) kemarin.

“Proyek revitalisasi ini kan panjang bisa dua tahun, jadi teman-teman (SKPD) ini sudah menjadi kegiatan sehingga gubernur dan sekda tidak bisa intervensi,” kata Saefullah di Balai Kota pada Kamis (30/1/2020).

Menurut Saefullah, pihak yang mengeksekusi kegiatan revitalisasi senilai Rp 50,5 miliar ini adalah Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Heru Hermawanto sebagai Pengguna Anggaran (PA).

Di bawah jabatan Heru terdapat pejabat eselon III yakni Kepala Bidang sebagai Kuasa Pengguna Anggaran.

 MIRIS! Dokter China yang Berada di Garis Depan Tangani Wabah Virus Corona Meninggal Dunia

 BREAKING NEWS: Satpam SPBU Pos Pengumben Tewas Terbakar di Ruang Genset

 Karni Ilyas Dikritik karena Tak Berani Angkat Revitalisasi Monas di ILC Saat Ambil Tema Harun Masiku

Kata dia, SKPD tersebut juga merancang kegiatan hingga mengawasi kegiatan, sehingga dinas terkait bertanggung jawab terhadap komitmen yang dibuat dengan pihak ketiga.

“Dia (dinas) yang bertanggung jawab terhadap komitmen itu semuanya dari perencanaan sampai penerimaan barang hasil pekerjaannya itu kewenangan ada di sana,” ujarnya.

“Justru kalau kepala daerah intervensi tidak boleh, salah malah. Jadi di situlah ada Badan Pengadaan Barang dan Jasa supaya tidak ada diskriminasi,” tambahnya.

Saefullah mengatakan, proyek pengerjaan revitalisasi itu berlangsung selama 52 hari sejak 20 November 2019.

 Presiden Persita Bocorkan Alasan Pemberian Mess Pemain di Apartemen

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved