Breaking News:

Berita Internasional

Niat Damai Bertepuk Sebelah Tangan, Arab Saudi Masih Larang Warga Israel untuk Berkunjung

NIAT Israel untuk memulai hubungan baik dengan Arab Saudi kiranya bertepuk sebelah tangan, lantaran masih belum mengizinkan warga Israel berkunjung.

Collage/AFP via middleeasteye.ne
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) (kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu 

Ketika nantinya terjadi perdamaian antara Israel dan Palestina, maka peran Tel Aviv di kawasan Timur Tengah bisa dinegosiasikan.

NIAT Israel untuk memulai hubungan baik dengan Arab Saudi kiranya bertepuk sebelah tangan, menyusul pernyataan negara Arab itu yang masih belum mengizinkan warga Israel berkunjung.

Kabar itu terjadi setelah pada Minggu (26/1/2020), Tel Aviv memberikan lampu hijau kepada penduduknya untuk melakukan kunjungan ke Arab Saudi.

Kementerian Dalam Negeri Israel menyatakan, warga Muslim maupun Yahudi berhak datang dan diperbolehkan secara resmi berkunjung ke Arab Saudi untuk keperluan haji, umrah, atau sekadar berbisnis.

Sebelumnya, Israel menerapkan larangan kepada warganya berkunjung ke Arab Saudi untuk berbagai keperluan. 

Cabut Larangan, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi, Tanda Hubungan Mulai Mesra

UPDATE Akibat Serangan Rudal Iran, 50 Tentara AS Alami Cedera Otak Traumatis

Jika Perang Lawan Pakistan, PM Narendra Modi Yakin India Akan Menang dalam Waktu 10 Hari

Namun kepada CNN via AFP Senin (27/1/2020), Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan menuturkan, Israel masih belum diizinkan ke Saudi.

"Kebijakan kami masih sama. Kami tak punya relasi dengan Israel. Jadi, mereka belum bisa datang kemari untuk saat ini," ujar Pangeran Faisal.

Tak ada hubungan diplomatik

Seperti kebanyakan negara Arab lainnya, Saudi sama sekali tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan negara pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu itu.

Meski begitu, Tel Aviv sudah membuat perjanjian damai dengan dua negara Arab lainnya, yakni Mesir dan Yordania.

Sedang upaya dengan negara lainnya mengalami kebuntuan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved