Kasus Jiwasraya

Langkah PKS Ngotot Bentuk Pansus Jiwasraya Dinilai Tak Relevan

Langkah PKS Ngotot Bentuk Pansus Jiwasraya Dinilai Tak Relevan. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Kontan
Illustrasi Jiwasraya. Perusahaan tersebut kini jadi sorotan karena masalah keuangan 

PKS ngotot untuk membentuk panitia khusus (Pansus) Kasus Jiwasraya.

Tetapi langkah itu dinilai tidak relevan.

Sebab setiap fraksi di DPR telah sepakat dan telah terlibat dalam pembentukan panitia kerja (panja) kasus Jiwasraya.

Ketua Komisi VI DPR, Faisol Riza mengatakan, pembentukan panja secara administratif akan lebih cepat bekerja dan menghasilkan solusi penyelesaian kasus.

Sebaliknya, isu pansus akan memakan waktu lama dan bakal merugikan bagi masyarakat selaku nasabah. Menurut Faisol, panja akan segera bekerja demi penyelesaian tuntas kasus korporasi tersebut.

SBY Minta Tak Perlu Ada Gerakan Turunkan Jokowi Terkait Kasus Jiwasraya, Cukup Saya yang Mengalami

"Saya ingin menekankan, proses yang sekarang berjalan (panja) memberikan gambaran penyelesaian yang tuntas," kata Faisol kepada wartawan, Kamis (30/1/2020).

Dalam kesempatan itu, politikus PKB ini menjelaskan bahwa penyelesaian kasus Jiwasraya harus diletakkan pada semangat untuk menegakkan hukum sekaligus menyelamatkan masa depan korporasi.

Penyelesaian kasus ini via pansus, justru akan merugikan penanganan kasus hukum.

Sebab akan melebar dari substansi kasus yang melibatkan sejumlah pihak yang kini sedang diselidiki Kejaksaan itu.

Politisasi juga akan membahayakan bagi masa depan BUMN yang dinilai harus tetap profesional.

Fraksi Demokrat Bersikukuh Bentuk Pansus Jiwasraya, Duga Ada Keterlibatan Orang Sekitar Istana

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved