Breaking News:

Virus Corona

Ini Cara Sembuh dari Virus Corona Menurut Dokter Spesialis Paru

Ini Cara Sembuh dari Virus Corona Menurut Dokter Spesialis Paru. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Miaopai video/mothership.sg
Ada lima pasien sembuh dari virus corona di Rumah Sakit Cabang Paru di Wuhan, China, dan salah satu pasien sembuh dari virus corona nenek usia 87 tahun. 

DOKTER Spesialis Paru asal Indonesia memberikan informasi seputar cara sembuh dari Virus Corona yang berasal dari Wuhan, China.  

Dokter spesialis paru sekaligus dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Dr. dr. Yusup Subagio Sutanto, SpP.(K), mengungkapkan hal tersebut.

 Titi Kamal Khawatir Penyebaran Virus Corona, Christian Sugiono Galau Berangkat Syuting ke Thailand

Menurutnya, virus ini bisa disembuhkan.

"Pada dasarnya virus ini self limiting disease (dapat sembuh oleh sistem imun tanpa membutuhkan obat-obatan), bisa sembuh sendiri, cuma jangan dianggap enteng seperti virus influenza biasa," kata Yusup Selasa (28/1/2020) siang.

Ia menyebut kunci utama dalam kasus virus corona terdapat pada tingkat daya tahan seseorang.

Sehingga masyarakat dapat berupaya untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya untuk memperkecil risiko tertular virus corona. 

"Jadi bila daya tahan seseorang baik dan jumlah virus yang terpapar pada orang tersebut tidak banyak, ya cepat sembuh," ujarnya.

 Mahasiswa Indonesia di WUHAN Makin Resah Usai Rekan Kampusnya Terjangkit Virus Corona

(kiri) Wang Guangfa, pakar pernapasan di Beijing yang mengaku terinfeksi virus corona dan (kanan) cara memakai masker N95 supaya terhindar dari virus corona
(kiri) Wang Guangfa, pakar pernapasan di Beijing yang mengaku terinfeksi virus corona dan (kanan) cara memakai masker N95 supaya terhindar dari virus corona (Kolase foto QQ.com via SCMP/Twitter)

Dikutip dari WebMD, kita bisa memperlakukan virus ini seperti ketika terserang demam.

Misalnya dengan banyak beristirahat, perbanyak minum, dan minum obat untuk sakit tenggorokan juga demam.

Akan tetapi jangan berikan aspirin pada anak-anak di bawah 19 tahun, berikan saja ibuprofen atau acetaminophen sebagai gantinya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved