OTT KPK

Ditanya Komisi III Apakah Harun Masiku Dekat dengan Kepala PTIK? Kapolri Tak Mau Berandai-andai

KAPOLRI Jenderal Idham Azis menepis kabar ada penyelidik KPK disekap di PTIK, saat mengejar tersangka kasus suap Harun Masiku.

Editor: Yaspen Martinus
KPU
Harun Masiku 

KAPOLRI Jenderal Idham Azis menepis kabar ada penyelidik KPK disekap di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), saat mengejar tersangka kasus suap Harun Masiku.

Hal itu ia katakan dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Kamis (30/1/2020).

Awalnya, anggota Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman meminta konfirmasi terkait informasi tersebut kepada Kapolri Jenderal Idham Azis.

Pemprov DKI Klaim Revitalisasi Bakal Tambah Ruang Terbuka Hijau di Monas Jadi 64 Persen

"Saya tanya sedikit berkaitan ini tadi."

"Kalau bisa, dijelaskan dengan gamblang info yang disampaikan kepada kami betul atau tidak, bahwa penyidik KPK saat itu disekap semalam suntuk."

"Supaya clear, jangan ada spekulasi yang tidak jelas ujung pangkalnya," ujar Benny di Ruang Rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta.

Said Didu Prediksi Bakal Ada BUMN Konstruksi Meledak Seperti Jiwasraya pada Pertengahan Tahun Ini

Benny juga menanyakan adanya informasi yang menyatakan keberadaan Harun Masiku di PTIK karena memiliki hubungan dengan Ketua PTIK.

Menurut info yang beredar, Kata Benny, Harun Masiku mengenal baik Ketua PTIK.

"Kenapa Harun Masiku ke sana, ke PTIK, itu jadi pertanyaan."

JELASKAN Insiden Petugas KPK Ditahan di PTIK kepada Komisi III, Kapolri Bawa-bawa Nama Maruf Amin

"Setelah dilacak, kuat dugaan, Harun Masiku ke sana, sebab katanya kepala ketua PTIK itu mantan Direktur penyidik KPK, kenal baik juga dengan HM tadi."

"Mungkin karena satu kampung, atau apa, enggak tahu saya," ucap Benny.

Merespons pertanyaan itu, Idham Azis memastikan tidak ada penyekapan yang terjadi di PTIK.

Pemprov DKI Ingin Pengunjung Merasakan Monas Seperti Menara Eiffel

Ia mengatakan, suasana PTIK saat itu menjadi ketat lantaran adanya proses sterilisasi karena hendak adanya agenda Wapres Maruf Amin.

"Saya tidak mau berandai-andai di ruang terhormat ini."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved