Breaking News:

Revitalisasi Monas

Proyek Revitalisasi Monas, Ada Tribun, Plaza dan Kolam Air Seluas Lapangan Bola, Sekda: Modifikasi

Nantinya, di kawasan Monumen Nasional atau Monas punya plaza dan tribun, hingga Monas punya kolam air seluas lapangan bola.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Panji Baskhara
WARTA KOTA/ALEX SUBAN
Nantinya, di kawasan Monumen Nasional atau Monas punya plaza dan tribun, hingga Monas punya kolam air seluas lapangan bola. 

Nantinya, di kawasan Monumen Nasional atau Monas punya plaza dan tribun, hingga Monas punya kolam air seluas lapangan bola.

Diakui Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, ada modifikasi proyek revitalisasi Monas yang berada di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat itu.

Bahkan, proyek revitalisasi Monas sesuai Keputusan Presiden Nomor 25 tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta.

“Modifikasinya ada amfiteater (plaza) dan di sini nanti ada semacam tempat duduk seperti tribun,” kata Saefullah pada Rabu (29/1/2020).

Pemerintah Pusat Disarankan Ambil Alih Pengelolaan Monas demi Hindari Konflik Kepentingan

Selain Tak Kantongi Izin, Pemprov DKI Juga Modifikasi Hasil Sayembara Desain Revitalisasi Monas

Revitalisasi Monas Dihentikan Saat Nyaris Rampung, Kontraktor Minta Pemprov DKI Lunasi Ongkos Proyek

Saefullah mengatakan, amfiteater nantinya dapat digunakan oleh pemerintah daerah ataupun pemerintah pusat bila ingin mengadakan kegiatan resmi seperti upacara.

Nantinya Monas dijadikan latar belakang saat upacara sehingga bisa membangkitkan semangat patriot dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat.

“Saat ini kami hanya mengerjakan yang sisi selatan, yang lain tidak ada perubahan dan desain sisi selatan sudah kami laporkan kepada Komisi Pengarah,” ujar Saefullah.

Dalam kesempatan itu, Saefullah menjelaskan alasan DKI ‘getol’ mengerjakan proyek revitalisasi Monas.

Pekerja sedang mengerjakan proyek revitalisasi Monas sisi selatan, Selasa (28/1/2020).
Pekerja sedang mengerjakan proyek revitalisasi Monas sisi selatan, Selasa (28/1/2020). (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Kata dia, proyek tersebut harus diakselerasi pemerintah daerah agar dapat digunakan sesuai fungsinya.

“Karena ada rencana akselerasi makanya harus selesai, karena kami ngejar fungsinya biar dapat digunakan,”katanya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved