Penganiayaan
Niat Perpanjang SIM, Wartawan Dipukuli 10 Calo di Satpas SIM Daan Mogot
Seorang wartawan Yori (30) dipukuli 10 calo di Satpas SIM Polda Metro Jaya Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (29/1/2020).
Penulis: Desy Selviany |
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Desy Selviany
CENGKARENG, WARTAKOTALIVE.COM - Seorang wartawan Yori (30) dipukuli 10 calo di Satpas SIM Polda Metro Jaya Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (29/1/2020).
Wartawan Yori dari Tribrata itu dijegat di Jalan Daan Mogot usai meninggalkan Gedung Satpas SIM Polda Metro Jaya.
Yori mengaku tengah memperpanjang SIM di Satpas SIM Polda Metro Jaya Daan Mogot pada Rabu pagi.
Tiba-tiba saja ia dikerubungi oleh beberapa calo dan ditawari untuk memperpanjang SIM dengan jasa mereka.
"Saya tolak, karena buat apa saya pakai jasa seperti itu, habis itu saya lapor petugas bahwa ada calo di kawasan itu," kata Yori ditemui di Satpas SIM Daan Mogot Rabu siang.
Tanpa diketahui Yori, dua calo yang menawarinya jasa segera diamankan petugas Satpas SIM.
Tidak terima temannya diamankan petugas, 10 calo lainnya membuntuti Yori yang sudah keluar dari Satpas SIM.
Hanya berjarak kurang dari 500 meter, Yori dijegat oleh 10 calo SIM dan dipukuli oleh mereka.
"Saya hampir dipukul pakai batu besar, tapi saya melawan, sehingga satu pelaku jatuh ke dalam selokan dekat TKP," ungkap Yori.
Saat ini kata Yori kasusnya sudah dilaporkan ke Polsek Cengkareng.
Kepala Satpas SIM Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin menyayangkan kejadian tersebut.
Ia langsung tiba di lokasi saat mendengar isu pemukulan.
Pantauan Wartakotalive.com Hedwin tiba di Satpas SIM Daan Mogot Pukul 14.45 WIB.
Segera saja Hedwin bertemu dengan Yori yang menjadi korban pemukulan.
"Saya belum tahu kronologinya seperti apa, tapi saya dukung semua upaya hukum," kata Lalu saat ditemui di lokasi.
Yori bersama Hedwin dan beberapa penyidik dari Polsek Cengkareng langsung beranjak dari Satpas SIM Daan Mogot untuk ke RSUD Cengkareng.
Rencananya disana korban akan menjalani visum. (m24)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/niat-perpanjang-sim-wartawan-dipukuli-10-calo-di-satpas-sim-daan-mogot2901.jpg)