Transportasi Depok

Wali Kota Depok Berencana Bangun Transportasi Publik Berbasis Rel

Wali Kota Depok Berencana Bangun Transportasi Publik Berbasis Rel. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad. 

WALI Kota Depok, Mohammad Idris berencana membangun empat koridor untuk teansportasi publik berbasis rel.

Dari data yang didapat, empat koridor tersebut yakni Koridor 1 dari Transit Oriented Development (TOD) Pondok Cina sampai Stasiun LRT Cibubur sepanjang 10,8 kilometer.

Koridor 2 dari Depok Baru sampai Cinere dengan panjang lintasan 16,7 kilometer dan diharapkan jalur ini terkoneksi dengan Stasiun MRT Lebak Bulus.

Persita Tangerang Lanjutkan Perawatan Drainase Stadion Sport Center Jelang Liga 1 2020

Koridor 3 dari Depok Baru sampai Bojongsari dengan panjang lintasan 10,7 kilometer.

Serta Koridor 4 dari Depok Baru sampai Gunung Putri dengan panjang lintasan 13,8 kilometer.

Namun, rencana ini mendapat tanggapan negatif dari Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno.

Menurutnya, rencana tersebut adalah hal yang mustahil dapat direalisasikan terlebih dalam waktu dekat.

"Pembangunan transportasi berbasis rel ini anggaran dari mana dan Feasibility Studi (FS) atau studi kelayakan seperti apa?" tutur Djoko saat dihubungi wartawan, Selasa (28/1/2020).

Cedera Evan Dimas Darmono Berangsur Pulih, Tim Pelatih Persija Jakarta Lega

Menurut Djoko, rencana tersebut hanyalah jualan Idris guna menarik simpati warga jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Djoko nenilai, pembangunan transportasi tersebut cocok saja bila dilakukan namun harus ingat bahwa dalam membangun infrastruktur butuh waktu lama dan tak murah alias mahal.

Dengan karakter Kota Belimbing ini, Djoko mengatakan ada baiknya Pemerintah Kota Depok membangun transportasi umum berbasis jalan.

"Kota Depok yang padat, pasti angkutan umum berbasis rel dalam bentuk elevated atau melayang yang biayanya per-KM Rp 500 miliar," katanya.

"Kurang lebih 90 persen program dipastikan mustahil untuk dieksekusi. Dan jangan sampai ini ujung - ujungnya pembohongan publik," papar Djoko

Anggota Ditsamapta PMJ Gendong Pemotor Korban Kecelakaan Tunggal di Jalan Sisingamangaraja

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved