Perdagangan Manusia

7 Orang Ditangkap 1 DPO Kasus Prostitusi dan Perdagangan Orang, Awal Mula Laporan Orang Hilang

7 Orang Ditangkap, 1 DPO Kasus Prostitusi dan Perdagangan Orang, Awal Mula Laporan Orang Hilang

Penulis: Rizki Amana | Editor: Wito Karyono
istimewa
Satu korban dibawah umur yang menjadi korban kekerasan kasus prostitusi dan perdagangan orang di bawah umur. 

Kasus eksploitasi anak dibawah umur disertai perdagangan orang kembali meresahkan masyarakat.

Kali ini kasus tersebut terjadi di sebuah Apartemen Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan yang diungkap oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Irwan Susanto mengatakan, terbongkarnya kasus ini akibat adanya laporan masuk terkait orang hilang ke Polres Depok, Jawa Barat pada 22 Januari 2020.

Marak Kasus Perdagangan Manusia, Mabes Polri dan Sutradara Tepan Cobain Garap Film Hanya Manusia

Melihat Banyak Kasus Perdagangan Manusia di Indonesia, Humas Polri Membuat Film Hanya Manusia

"Polres Depok melakukan pencarian terhadap laporan orang hilang dan ditemukan di daerah Kalibata," kata Irwan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2020).

Selanjutnya, polisi langsung bergegas mencari keberadaan para korban tersebut. Alhasil para korban ditemui di salah saru kamar Apartemen Kalibata Tower Jasmine.

Saat penelusuran dilokasi, polisi turut pula menemukan para pelaku di kamar yang sama sekaligus korban yang ditemui telah mengalami luka pada sekujur tubuh akibat tindak kekerasan.

Penculik Anak di Cilangkap Ditangkap Warga dan Satpol PP, Si Penculik Pura-pura Gila

"Di Apartemen Kalibata Lantai 10 kamar 10 AV didapatkan adanya praktek prostitusi dengan menggunakan aplikasi Michat dan Korban Anak yaitu JO, AS, NA," jelas Irwan.

"Dan ditemukan adanya penganiayaan atau kekerasaan terhadap JO yang dilakukan oleh MTG alias F, NA, AS dengan cara korban disundut rokok, ditampar, digigit, ditonjok hidung, ditendang kaki, didorong dengan lutut dengan posisi tangan diikat," jelasnya.

Selain itu, satu dari delapan pelaku turut menyetubuhi korban dengan posisi tangan korban yang terikat.

"Salah satu pelaku juga menyetubuhi korban dan memperdagangkan melalui aplikasi michat dengan tarif beragam," ucapnya.

Jalani Proses Cerai dengan Alief Hedy Nurmaulid, Suami Masih Tangani Karier Jenita Janet

Adapun, Irwan saat ini enggan berbicara banyak terkait kasua ini.

Sedangkan, polisi telah berhasil meringkus tujuh dari delapan pelaku. Untuk pelaku berinisial masih dalam daftar pencarian orang (DPO) P oleh pihak kepolisian.

"Nanti saja, besok akan kita rilis," tandasnya.

Berikut inisial pelaku yang berhasil diringkus kepolisian :

1. JO / 15th (korban)

2. AS/ 17th (korban dan pelaku )

3. NA / 15th( korban dan pelaku )

4. ZMR / 16th (Pelaku)

5. MTG Als FERDI/ 15th (pelaku)

6. JF/ 39th (pelaku)

7. NF / 19th ( pelaku)

8 P (DPO). 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved