Sistem Khilafah

VIDEO MAHFUD Sebut Agama Larang Sistem Pemerintahan Teokrasi seperti Dijalankan Nabi, Ini Alasannya

Menkopolhukam Mahfud MD sebut, agama melarang kita mendirikan sistem pemerintahan sama seperti yang dijalankan Nabi Muhammas SAW, sistem teokrasi.

VIDEO MAHFUD Sebut Agama Larang Sistem Pemerintahan Teokrasi seperti Dijalankan Nabi, Ini Alasannya
ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI/kompas.com
Menkopolhukkam Mohammad Mahfud MD menegaskan, agama melarang kita mendirikan sistem pemerintahan teokrasi seperti dijalankan Nabi. 

Menkopolhukam Mahfud MD sebut, agama melarang kita mendirikan sistem pemerintahan sama seperti yang dijalankan Nabi Muhammas SAW, sistem teokrasi.

MENKOPOLHUKAM Mohammad Mahfud MD mengatakan, tidak ada satu sistem khilafah yang harus diikuti menurut Al Quran dan Sunah Nabi Muhammad SAW.

Oleh sebab itu, pilihan Indonesia yang memilih bentuk republik dengan sistem presidensial tidak melanggar Al Quran dan Sunah Nabi.

Begitu juga pilihan Malaysia yang berbentuk kerajaan dengan sistem parlementer pun tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

"Karena di Al Quran dan sunah memang tidak ada ajaran dan bentuk negara. Bahwa manusia bernegara ia. Tapi bentuk sepertt apa itu terserah," ujar Mohammad Mahfud MD dalam sebuah video yang ia bagikan di akun twitter.

Menurut Mahfud MD, tidak ada satu sistem khilafah tertentu yang harus diikuti menurut Al Quran dan Sunah Rasul.

TAK Ingin Perang Lawan Cina, Mahfud MD Tolak Bantuan Amerika Soal Konflik Natuna

"Oleh sebab itu Indonesia itu memilih bentuk republik dengan presidensial, malaysia memilih sistem kerajaan dengan parlementer. Tidak melanggar  Al Quran dan sunah," katanya.

 Sistem khilafah ala Indonesia sekarang ini adalah sistem presidensial berbentu republik.

Mahfud MD mengatakan, sebagai umat nabi memang tidak salah jika kita mengikuti Al Quran dan sunah Nabi --dalam arti apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW,

Tetapi, bukan berarti kita harus membuat atau menjalankan sistem negara atau sistem pemerintahan seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW secara penuh. 

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved