Pajak

Target PBB P2 Kabupaten Bekasi Tahun 2020 Naik Rp 28 Miliar dari Rp 553 Miliar Menjadi Rp 581 Miliar

Target pendapatan PPB P2 Kabupaten Bekasi itu naik 15 persen atau Rp 28 miliar dari tahun 2019 yang jumlahnya Rp 553 miliar lebih.

Dokumentasi humas Pemkab Bekasi
Proses pencetakan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi. 

Target pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Bekasi pada 2020 sebanyak Rp 581 miliar lebih.

Target pendapatan PPB P2 Kabupaten Bekasi itu naik 15 persen atau Rp 28 miliar dari  tahun 2019 yang jumlahnya Rp 553 miliar lebih.

Kenaikan target pajak tersebut diungkapkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi, Minggu (26/1/2020).

Herman mengatakan, dari target PBB P2 itu ada sebanyak 1.025.820 lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT).

"Dalam setiap tahun wajib pajak mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ujarnya.

Oleh karena itu,  agar target itu dapat tercapai, kata Herman, pihaknya melakukan pencetakan massal SPPT PBB-P2 lebih awal.

Labor Institute Indonesia Ingatkan Pemerintah Awasi Penyebaran Virus Corona dari TKA Tiongkok

Suguhkan Acara Hari Besar Takbiran dan Chrismas Carol, Anies: Bukti Jakarta Setara untuk Semua

Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan pencapaian target dan menghindari keterlambatan pendistribusian SPPT kepada Wajib Pajak.

"Akhir Januari ini ditargetkan selesai pencetakannya, dan awal Febuari bisa segera diberikan ke warga," kata Herman.

Herman menuturkan, pajak daerah merupakan salah satu sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang digunakan pemerintah untuk menjalankan program kerjanya.

Hal itu berdasarkan amanat Undang-Undang No 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi No 5 Tahun 2018 tentang Pajak Daerah.

"Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) merupakan salah satu sumber Pendapatan Asil Daerah (PAD) yang cukup potensial sebagai sumber pembiayaan kegiatan pemerintahan," ucapnya.

Ini Alasan Hotman Paris Sebut Teddy Berhak Atas Hak Warisan Lina Jubaedah

Bersama Kekasihnya Elvia Cerolline, Billy Syahputra Ditangkap Polisi di Bali, Begini Kronologisnya

Menurut dia, PAD juga dapat menunjang pembangunan daerah dan menyejahterakan masyarakat.

"PBB P2 Kabupaten Bekasi mempunyai kontribusi terhadap pendapatan daerah kurang lebih sebesar 20 persen. Jadi ini menjadi fokus utama kami agar bisa tercapai terget itu," katanya.

Herman menambahkan, setelah dicetak SPPT PBB P2 akan dibagikan kepada seluruh Objek Pajak (OP) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi

"Teknisnya bisa disalurkan langsung tim pendapatan atau melalui camat, desa dan kelurahan untuk diserahkan kepada Wajib Pajak di wilayah masing-masing," tutur Herman. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved