MotoGP
Kekasih Sebut Marc Marquez Ayah Idaman
Lucia Rivera Romero, kekasih pebalap MotoGP, Marc Marquez, mengaku tak banyak dapat untung setelah menjalin kasih dengan pebalap Repsol Honda itu.
Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
Lucia Rivera Romero, kekasih pebalap MotoGP, Marc Marquez, mengaku tak banyak dapat untung setelah menjalin kasih dengan pebalap andalan Repsol Honda itu.
Model asal Spanyol ini mulai berani go public memamerkan kebersamaannya dengan Marquez di hadapan khalayak ramai. Hal itu diketahui dari postingan Instagram Lucia. Dalam postingan tersebut, Lucia tampak mesra ketika sedang duduk di atas pangkuan Marquez.
Dilansir dari laman Mundo Deportivo, baru-baru ini Lucia juga berbagi kisah tentang hubungannya dengan pebalap Repsol Honda tersebut. Ia menyebut Marquez sebagai sosok calon ayah idaman.
"Ia adalah sosok calon ayah idaman yang layak menjadi teladan anak-anak kami kelak. Kegigihan dan perjuangannya patut diapresiasi," tutur Lucia.
Selain itu, Lucia juga mengaku tak ingin mencuri keuntungan tertentu dari berpacaran dengan seorang pebalap. Bahkan menurutnya, tak banyak yang ia peroleh meski memacari Marquez.
"Jangan anggap saya mengambil keuntungan dengan menjadi pacar Marc Marquez," ujar wanita asal Spanyol itu.
"Beberapa brand memang menghubungi saya setelah hubungan kami menyeruak, tapi ada pula yang kurang berkenan setelah tahu akan hal itu," imbuhnya.
Sementara itu, Marquez kini tengah menjalani pemulihan kebugaran. Jika kondisinya sudah fit, ia akan segera menjalani tes pramusim MotoGP 2020, yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, dua pekan mendatang.
Marquez harus berjuang pulih dari cedera bahu yang dideritanya dan menyebut proses pemulihan cedera tersebut jauh lebih sulit dari yang ia perkirakan.
Dikutip dari laman Motorsport, Marquez menjalani operasi bahunya pada November 2019 silam. Hal ini menjadi kali kedua operasi yang dilakukannya setelah harus naik ke meja operasi pada 2018 silam.
Rider berusia 26 tahun ini pun lantas menyebut proses pemulihan yang dijalani kali ini terasa berat ketimbang tahun sebelumnya dan memaksanya harus berjuang lebih keras.
Marquez bahkan menyebut dirinya harus menelantarkan semua rencana untuk berlibur demi fokus pada proses pemulihannya. Apalagi, rider Repsol Honda ini harus segera turun mengaspal demi menguji tunggangan anyarnya jelang MotoGP 2020.
"Proses pemulihan tidak lebih sulit ketimbang tahun lalu. Ini tak begitu sakit, tapi sulit bagi saya (lekas sembuh). Dua minggu lalu bahkan saya tak bisa mengangkat gelas berisi air," kata Marquez.
"Saya melakukan rehabilitasi dua jam setiap pagi dan dua jam saat sore. Saya hampir melakukannya di setiap bagian tubuh, mencoba meningkatkan kondisi menjelang balapan pertama di Qatar," tambahnya.
Marquez sendiri dijadwalkan pulih sepenuhnya sebelum sesi tes di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 7-8 Februari 2020. Ia pun berharap dapat turun langsung ke trek untuk mencicipi tunggangan anyarnya.
Meski mengalami cedera bahu yang lama menghantuinya, Marc Marquez tetap optimistis pada gelaran MotoGP 2020. Rider asal Spanyol ini yakin dapat meneruskan tren positifnya dan mempertahankan status juara dunia yang disandangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/lucia-rivera-dan-marc-marquez.jpg)