Breaking News:

Banjir Jakarta

Diminta Bantu, Dinas SDA DKI Kerahkan 6 Pompa Portabel ke Underpass Gandhi Kemayoran

DINAS SDA DKI Jakarta mengerahkan enam pompa portabel untuk membantu menyedot air yang merendam underpass Gandhi Kemayoran, Jakarta Pusat.

ISTIMEWA
Dinas SDA DKI Jakarta mengerahkan enam pompa portabel untuk menyedot air yang merendam underpass Gandhi Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (25/1/2020). 

Begitu juga dengan yang dari arah utara, dibelokkan ke arah Wisma atlet.

Masih Terendam

Hujan lebat yang terjadi pada Jumat (24/1/2020) kemarin, mengakibatkan terowongan Gandhi Kemayoran ikut terendam hingga mencapai 4 meter.

Pantauan Wartakotalive.com hingga Sabtu siang, terowongan Gandhi masih tergenang air.

Tampak air berwarna cokelat itu nyaris mendekati atap terowongan, dan menyisakan ruang beberapa meter saja.

 Diperiksa Lagi Sebagai Tersangka Setelah 4 Tahun, RJ Lino: 6,5 Tahun Saya Bikin Kaya Perusahaan

Sementara, sejumlah petugas dari PPK Kemayoran tampak sudah berupaya menyedot air yang tertampung di bawah terowongan Gandhi, agar berkurang.

Mereka mengunakan 4 pompa yang diletakan di dua titik.

Air tersebut dibuang melalui sebuah saluran air.

Sering Terendam Banjir

Hampir 24 jam terowongan Gandhi Kemayoran, Jakarta Pusat tak kunjung surut setelah terendam banjir sejak Jumat kemarin.

Hingga saat ini proses penyedotan air pun terus dilakukan.

Rupanya, terowongan yang digunakan sebagai penghubung jalan warga ini, memang kerap kali tergenang ketika banjir.

 BREAKING NEWS: Siang Ini Roy Suryo Bakal Polisikan Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana

Dan, terakhir kali pernah terjadi pada tahun 2017 lalu.

Hal itu diungkapkan Teddy (37), warga sekitar.

"Dulu juga pernah. Jadi enggak pertama kali."

 Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Suap Komisioner KPU, Hasto Kristiyanto Bilang untuk Jaga Muruah KPK

"Terakhir itu 2017 lalu, itu sampai 3 meter."

"Tapi ini lebih parah, hampir nyampe atap kalau yang sekarang," ungkap Teddy, Sabtu (25/1/2020).

Menurut Teddy, sejak terowongan Gandhi tergenang, biasanya pada sore hari banyak pedagang yang berjualan di kawasan itu.

 Roy Suryo Bilang Polisi Tertarik Lihat Jejak Digital Dugaan Kejahatan Siber Petinggi Sunda Empire

Terkadang terowongan itu digunakan sebagai tempat bermain anak.

"Ya kalau malam kan kadang ada pasar malam."

"Semalam jadi sepi karena ini masih terendam, jadi kalu mau nyeberang harus muter dulu," katanya.

Bukan Wewenang DKI

Juaini, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Jumat (24/01/2020) memastikan, terowongan Ghandi di Kemayoran yang terendam, bukanlah wewenang Pemprov DKI.

“Underpass Ghandi itu milik Pusat Pengelola Kawasan (PPK) Kemayoran."

"Demikian juga dengan pompanya,” jelas Juaini di Balai Kota, sepertti dikutip Wartakotalive dari KompasID.

 Banjir 20 Sentimeter Bikin Macet Jalan Raya Bogor

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan, Underpass Kemayoran (UP Gandhi School) merupakan kewenangan PPK Kemayoran.

Kapasitas pompa yang dimiliki oleh UP tersebut (PPK Kemayoran) jauh dari cukup.

Menurut Hari, detail dari kapasitas pompa tersebut tidak diketahui secara pasti, karena tidak ada informasi secara detail.

 DPRD DKI Nilai Alat Deteksi Bencana Karya Siswa SMK Gowa Lebih Rasional Ketimbang Toa Anies Baswedan

“Dan dari hasil pengecekan kemarin dari 3 unit pompa yang ada yang berfungsi hanya 2 unit,” jelas Hari.

Untuk penanganannya, pihak Bina Marga sedang berkoordinasi dengan camat, lurah, juga wali kota setempat.

Kondisi terowongan tersebut sesuai data BPBD DKI Jakarta, sampai pukul 15.00 masih terendam10 – 250 cm. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved