Virus Corona

Di Tengah Wabah Virus Corona, Setelah Sup Kelelawar Muncul Video Pria Melahap Anak Tikus Hidup

Sebuah video menjijikkan telah muncul tentang seorang pria yang memakan bayi tikus hidup dengan sumpit.

Di Tengah Wabah Virus Corona, Setelah Sup Kelelawar Muncul Video Pria Melahap Anak Tikus Hidup
Mirror.co.uk
Seorang pria di China melahap anak tikus hidup di Guangdong, video ini diambil tahun 2018, saat ini kembali viral di tengah wabah virus corona 

LAGI mewabah virus corona, tersebar video pria China makan bayi tikus yang masih hidup dengan sumpit. 

Sebuah video menjijikkan telah muncul tentang seorang pria yang memakan bayi tikus hidup dengan sumpit.

Dikutip Wartakotalive.com dari Mirror. co.uk, dalam rekaman video tersebut menunjukkan pria itu menyesap minuman anggur  dan mengambil bayi tikus dengan sumpit sebelum mencelupkannya ke dalam piring saus.

Dia membalik anak tikus dan mengambilnya, lalu menenggelamkan giginya pada hewan malang itu.

UPDATE, Situasi Terkini Kepanikan Warga Wuhan di Rumah Sakit Menunggu Pemeriksaan Virus Corona

Tidak jelas di mana video itu diambil, tetapi hidangan yang disantap pria itu dikenal sebagai 'Three Squeaks' - hidangan yang tidak biasa di daerah Guangdong di Cina tenggara.

Tikus yang baru lahir biasanya dibumbui dengan bumbu madu dan anggur.

Saat bayi tikus itu diambil dengam sumpit dari piring saji terdengar bunyi cicitan, lalu dicelupkan ke dalam saus dan dimasukkan ke dalam mulut.

hidangan anak tikus hidup (Mirror)

Menurut keterangan video itu diyakini diambil pada tahun 2018 dan muncul kembali baru-baru ini di tengah-tengah ketakutan akan virus corona.

Salah seorang warga net menuliskan, "Sialan. Mengapa saya tidak terkejut bahwa mereka kena virus corona karena makan anak tikus hidu?"

Yang lain berkata, "Aku benar-benar ingin muntah. Aku tidak bisa menonton ini."

Halaman
1234
Penulis: Dian Anditya Mutiara
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved