Breaking News:

Bukannya Dijaga, Kakek Bejat Ini Malah Cabuli Bocah yang Dititipkan Tetangganya

Awalnya, orang tua korban yang berinisial NR memang sengaja menitipkan korban kepada istri pelaku, karena NR hendak pergi bekerja.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Suwarno (52) tega mencabuli anak di bawah umur, tetangganya sendiri. 

Kapolsek Sepatan I Gusti Sugiharto membenarkan peristiwa pencabulan terhadap anak di bawah umur ini.

Tunjuk Mantan Ketua KPK Agus Rahardjo Jadi Penasihat Ahli, Kapolri Dinilai Salah Pilih Orang

Dirinya menegaskan pihaknya sudah mengamankan pelaku yang merupakan sanak keluarga dari korban.

"Tersangka sudah kita amankan di Mapolres Kota Tangerang. Kasusnya sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak," katanya.

Pemuda Rudapaksa Bocah di Koja

Pelaku rudapaksa anak di bawah umur diamankan polisi di Koja, Jakarta Utara, Jumat (10/1/2020).

DR (26) merudapaksa PEA (15) di kamarnya sampai hamil, dan enggan bertanggung jawab.

Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Andry Suharto mengatakan, pelaku dikenakan pasal 81 Jo pasal 82 UU 35/2014 tentang Perubahan atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Andry mengatakan, DR sudah merudapaksa korban sejak 20 Mei 2019.

Awalnya pelaku mengajak korban ke kamarnya dengan iming-iming uang Rp 50 ribu, dan akan dibelikan handphone.

Pelaku pun langsung melampiaskan nafsu bejatnya di kamar tersebut bersama korban.

"Pelaku bujuknya hanya untuk ngobrol, tapi ternyata korban dirudapaksa saat itu, kejadian sekitar pukul 19.00 WIB," kata Andry saat dikonfirmasi, Jumat (10/1/2020).

Bukan hanya kali itu, pelaku kembali merudapaksa korban pada 13 Juni 2019.

Korban kembali dibujuk ke rumah pelaku dan menginap di rumah pelaku.

Saat itu korban dirudapaksa sebanyak dua kali oleh pelaku pada pukul 24.00 WIB.

"Saat ini korban hamil dan korban memberitahukan kehamilannya kepada pelaku, dan pelaku malah mengancam akan menuntut korban."

"Pelaku tidak mengakui janin yang ada di perut korban adalah anaknya," beber Andry.

Berangkat dari laporan orang tua korban, polisi langsung mengamankan pelaku di rumahnya.

"Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui semua perbuatannya. Selanjutnya dilakukan penyidikan atas kasus tersebut," jelas Andry. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved