Kuliner

Terungkap Presiden Joko Widodo Mencoba Santapan Khas yang Disebut Paniki Saat Berkunjung ke Manado

Dua hari sebelum kedatangan Presiden, pengelola rumah makan Mapanget Indah mendapat pemberitahuan, Jokowi akan mampir makan siang di restoran itu.

Terungkap Presiden Joko Widodo Mencoba Santapan Khas yang Disebut Paniki Saat Berkunjung ke Manado
Tribun Manado
Masakan kelelawar atau paniki yang diberikan kuah santan menjadi menu yang disantap oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di saat kunjungan ke Manado. 

Virus corona yang mematikan, yang telah menewaskan 25 orang, diungkapkan, bisa saja disebarkan oleh sup kelelawar.

Para ahli percaya, kelelawar buah atau kalong bisa menjadi tuan rumah bagi virus tersebut berkembang biak karena para peneliti telah menyepelekan kondisinya, yang mirip dengan pneumonia dan SARS, menurut sebuah makalah yang diterbitkan dalam Buletin Sains Cina.

Wuhan, tempat asal virus, telah dikarantina, karena virus terus menyebar.

Pemerintah lokal Wuhan mengatakan, mereka akan menutup semua jaringan transportasi perkotaan dan menangguhkan penerbangan keluar dari kota pada pukul 10.00, hari ini.

Ada saran untuk bisa disalahkan adalah sup kelelawar, setelah cuplikan masakan yang tidak biasa itu muncul online, lapor Daily Star.

Sebuah gambar aneh dari kelelawar yang menyeringai dengan bagian dalamnya yang matang mengambang di antara kaldu dalam mangkuk, sebelum dikonsumsi oleh seorang wanita.

Pemandangan seperti itu adalah biasa saja karena memang mereka gemar mengonsumsi sup kelelawar.

Sebelumnya, diberitakan bahwa teror corona semakin mencemaskan seiring dengan cepatnya virus itu menular dan tidak mudahnya menangani tersangka pengidap virus corona.

Sejauh ini, biasanya tersangka pengidap corona akan diisolasi sedemikian rupa di dalam wadah tertutup, yang mengakibatkan tersangka tidak bersentuhan dengan orang lain.

Situasi itu mengakibatkan kawasan Wuhan yang berpenduduk 11 juta jiwa diisolasi karena bahkan perawat dan dokter bisa tertular di saat mereka berupaya mengobati pasien terjangkit corona.

Sebagaimana diungkap sejumlah media, seorang tersangka pengidap penyakit mengerikan itu bahkan memasuki Amerika Serikat (AS).

Setidaknya, tersangka pengidap virus corona atau corona virus tersebut telah melakukan kontak dengan sejumlah 16 orang di Amerika Serikat (AS).

Persoalannya, dia tidak diketahui mengidap wabah tersebut, lima hari sebelumnya.

 Penjelasan Ustadz Adi Hidayat untuk Meluruskan Anggapan Keliru Tentang Sunnah Rosul di Malam Jumat

Penyebaran virus corona atau corona virus itu berlangsung dengan sangat cepat.

Rezim komunis Cina bahkan sudah melakukan isolasi di Wuhan, yang berpenduduk 11 juta jiwa itu.

Sebagaimana diungkap Daily Mail US, dikutip Warta Kota, Kamis (23/1/2020), pejabat kesehatan mengharapkan, adanya kasus coronavirus di AS.

Dia mengakui bahwa pasien Amerika Serikat adalah yang pertama tidak didiagnosis.

Masalahnya, selama lima hari, setelah kembali dari Ground Zero di Wuhan dan dia melakukan kontak dengan setidaknya 16 orang.

Para pejabat mengatakan, jumlah orang Amerika yang terinfeksi coronavirus kemungkinan akan bertambah karena penyakit ini terus menyebar pada tingkat yang lebih cepat dari pada yang diperkirakan sebelumnya.

 Kesaksian Ketua RT di Cilandak Menguatkan Kalau Sosok M Fatah Memang Menjadi Seorang Transgender

Kasus AS pertama dialami oleh seorang pria negara bagian Washington berusia 30-an yang dikonfirmasi hari Selasa.

Para pejabat mengatakan pria yang tidak disebutkan namanya itu mungkin telah bertemu - dan karenanya berpotensi terinfeksi - di mana 16 orang atau lebih di Amerika sejak tertular.

Dia didiagnosis Senin, lima hari setelah kembali dari Wuhan.

Pasien itu untungnya telah pulih dengan baik di sebuah rumah sakit di Everett, Washington.

Virus corona telah menewaskan 17 dan membuat sakit sedikitnya 642 orang di seluruh dunia, sejak pertama kali dilaporkan di Wuhan, Cina, pada akhir Desember.

Teror corona semakin mencemaskan seiring dengan cepatnya virus itu menular dan tidak mudahnya menangani tersangka pengidap virus corona.
Teror corona semakin mencemaskan seiring dengan cepatnya virus itu menular dan tidak mudahnya menangani tersangka pengidap virus corona. (Daily Mail)

Mayoritas kasus telah terjadi di Cina tetapi beberapa telah dilaporkan di Thailand, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Singapura, Vietnam dan AS.

Para ilmuwan memperkirakan jumlah sebenarnya orang yang terinfeksi sejak wabah dimulai adalah ribuan, mungkin lebih tinggi dari 9.000.

 Rumah Mewah di Tambora Dibongkar oleh Petugas Satpol PP karena Melanggar Izin Mendirikan Bangunan

Virus ini diperkirakan telah menyebar ke manusia dari pasar makanan laut Wuhan di mana hewan liar diduga diperdagangkan secara ilegal.

Kepedulian internasional telah berkembang dengan wahyu bahwa virus itu menyebar tidak hanya dari hewan ke manusia, tetapi di antara manusia.

AS diperkirakan akan melihat kasus-kasus tambahan coronavirus baru yang mematikan di Cina/

Para pejabat kesehatan memperingatkan setelah orang Amerika pertama yang terinfeksi terungkap telah melakukan kontak dengan setidaknya 16 orang sebelum ia dimasukkan ke dalam isolasi.

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Tibun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved