Kesehatan

Kalbe Kembangkan Obat Bioteknologi Paten untuk Penyakit Ginjal Kronis

Saat ini pengembangan obat Efepoetin Alfa sudah memasuki fase uji klinik fase 3 untuk menguji apakah obat memiliki efektifitas dan aman digunakan.

Kalbe Kembangkan Obat Bioteknologi Paten untuk Penyakit Ginjal Kronis
Istimewa
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha Kalbe-Genexine Biologics (KGBio) mengembangkan obat bioteknologi paten Efepoetin alfa (EPO-HyFc), yaitu obat untuk terapi anemia pasien ginjal kronis. 

Selama ini pasien gagal ginjal membutuhkan EPO yang harus disuntik sebanyak 3 kali dalam seminggu. Dengan pengembangan EPO-HyFc ini pasien bisa disuntik hanya sekali dalam dua minggu atau sebulan, sehingga, secara biaya bisa sangat membantu meringankan beban pasien gagal ginjal

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha Kalbe-Genexine Biologics (KGBio) mengembangkan obat bioteknologi paten Efepoetin alfa (EPO-HyFc), yaitu obat untuk terapi anemia pasien ginjal kronis.

Saat ini pengembangan obat Efepoetin Alfa sudah memasuki fase uji klinik fase 3 untuk menguji apakah obat telah memiliki efektifitas dan aman untuk digunakan.

Proses uji klinik fase 3 ini diawasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menjadi dasar pemberian ijin edar.

Media Outing Kalbe, Menengok Destinasi Wisata Menarik di Padang, Mulai Lembah Anai hingga Jam Gadang

Gandeng IDI, Kalbe Nutritionals Gagas Kampanye Dukung Kemurnian Nutrisi Anak Sejak Dini

Hal itu disampaikan oleh Kepala BPOM Penny K Lukito, didampingi Irawati Setiady, Presiden Komisaris PT Kalbe Farma Tbk dalam konferensi pers yang diselenggarakan di kantor Kalbe, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).

"Uji klinik fase 3 pada efepoetin alfa ini merupakan langkah kemajuan yang sangat membanggakan bagi dunia kefarmasian di Indonesia," kata Penny K.Lukito, Kepala Badan POM.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Kalbe Group yang terus berinovasi dan produktif melakukan riset termasuk pengembangan obat menggunakan teknologi tinggi seperti produk bioteknologi," katanya lagi.

Penelitian untuk obat baru

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Kalbe Farma Tbk Irawati Setiady menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Badan POM terhadap apa yang dilakukan Kalbe dalam proses uji klinik fase 3 obat bioteknologi itu.

"Kalbe berharap penelitian ini dapat menginisiasi lebih banyak lagi penelitian untuk obat baru yang memberikan kontribusi bagi peningkatan kesehatan masyarakat di Indonesia," ujar Irawati.

Uji klinik fase 3 secara global dengan produk yang diproduksi di Indonesia melalui PT Kalbio Global Medika (KGM) akan melibatkan 386 subyek dari 50 institusi yang terdapat di 6 negara yakni Indonesia, Australia, Taiwan, Filipina, Thailand, dan Malaysia.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved