Berita Depok

Pemkot Depok Mau Hapus Tenaga Honorer tapi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Rencana penghapusan tenaga honorer oleh Pemerintah Pusat turut menjadi perhatian di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)

Pemkot Depok Mau Hapus Tenaga Honorer tapi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat
Kompas Images/Roderick Adrian Mozes
Ilustrasi tenaga honorer tengah bekerja: Hino Indonesia segera bangun pabrik mesin untuk mempercepat proses perakitan truk 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Vini Rizki Amelia

DEPOK, WARTAKOTALIVE.COM - Rencana penghapusan tenaga honorer oleh Pemerintah Pusat turut menjadi perhatian di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok.

Sekretaris BKPSDM Depok Mary Liziawati mengatakan pihaknya bersifat menunggu arahan dari pemerintah pusat sesuai dengan Pasal 99 pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018.

PP tersebut berbunyi bagi pegawai non PNS, secara bertahap dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sampai jangka waktu lima tahun.

"Berdasarkan Pasal 99 ini pegawai non - PNS yang bertugas di instansi dalam jangka lima tahun sebagai pegawai dapat diangkat menjadi P3K," tutur Mary saat dihubungi wartawan, Rabu (22/1/2020).

Namun demikian, hal itu dapat dilakukan jika pegawai tersebut memenuhi persyaratan sebagai diatur dalam PP.

Pengangkatan tenaga honorer menjadi P3k ini pun dikatakan Mary harus melalui seleksi.

Yang dalam proses penyeleksiannya, diakui Mary mirip dengan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Melalui penetapan formasi terlebih dulu dari Menpan RB," ucap Mary.

Namun sayangnya, Mary tak dapat menjabarkan jumlah tenaga honorer di kota yang memiliki visi Unggul, Nyaman, dan Religius ini.

Sebab, data tersebut ada di masing-masing perangkat daerah dan menjadi tanggung jawab perangkat daerah.

"Data terakhir yang masuk di kita dari masing perangkat daerah 6.809 orang. Itu dia tahun yang lalu kalau tidak salah datanya. Kami belum mendata ulang," tuturnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved