Omnibus Law

Omnibus Law Seolah Permudah China Masuk ke Indonesia, Mahfud MD: Kan Selalu Itu isunya, Itu Salah

Omnibus Law Seolah Permudah China Masuk ke Indonesia, Mahfud MD: Kan Selalu Itu isunya, Itu Salah

Omnibus Law Seolah Permudah China Masuk ke Indonesia, Mahfud MD: Kan Selalu Itu isunya, Itu Salah
Tribunnews
Dok Mahfud MD. Hari ini ia tepis isu omnibus law seolah permudah China masuk ke Indonesia 

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai, masih banyak pihak yang salah paham dalam mengartikan omnibus law.

Ia mengatakan, banyak pihak yang mengira pemerintah mempermudah masuknya investasi asing dengan omnibus law. 

Menurut dia, pemahaman tersebut salah besar karena omnibus law juga berlaku bagi pengusaha lokal yang henda berinvestasi.

"Kan selalu isunya itu salah, penyebar hoaks. Seakan pemerintah itu untuk mempermudah China masuk.

VIDEO : Presiden Jokowi Targetkan RUU Omnibus Law Diajukan ke DPR Minggu Ini

MAHFUD MD Langsung Dibully Netizen seusai Jelaskan Omnibus Law seperti Bus yang Bisa Angkut Apa Saja

Sandiaga Optimis Pertumbuhan Ekonomi Terwujud Jika Omnibus Law Mampu Dorong Percepatan Investasi

"Enggak ada urusannya. Mau modal lokal apa asing (sama-sama) masuk di undang-undang itu. Itu salah paham dan sering disalahartikan itu omnibus law," kata Mahfud di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Ia pun mengatakan, dibandingkan China, pemerintah justru lebih sering menyebut Qatar, Uni Emirat Arab (UAE), Jepang Amerika Serikat (AS), dan negara-negara Eropa sebagai mitra perdagangan dan investasi.

Mahfud juga menyampaikan, sedianya omnibus law bukanlah undang-undang tentang investasi, melainkan mengenai kemudahan menciptakan lapangan kerja.

Ia berharap, dengan adanya omnibus law, penciptaan lapangan kerja menjadi lebih mudah dan bakal mempercepat kemajuan perekonomian Indonesia.

"Investasi itu bagian kecil saja. Ini undang-undang tentang cipta lapangan kerja dengan mempermudah proses berinvestasi. Prosedur berinvestasi. Siapa saja yang berinvestasi, siapa saja. Ya China, ya Eropa, ya Qatar. Kalau di sidang kabinet itu, jarang nyebut-nyebut China itu," ujar Mahfud.

NEKAD, Marinir Filipina Lawan Militer China dengan Kapal Perang Rongsokan di Sengketa LCS

"Jadi bagaiamana cara investasi yang mudah. Ini berlaku bagi modal asing dan modal lokal," kata dia.

Menurut Mahfud MD, Omnibus law hanyalah metode untuk mensinkronkan aturan hukum yang menghambat penanganan masalah. Misalnya, perizinan untuk satu hal diatur oleh banyak UU secara tidak sinkron.

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved