Berita Video

VIDEO: Gagal Beraksi Maling Motor Wilayah Rawalumbu dan Bekasi Timur Ditangkap

Ketika itu tersangka mengambil motor Honda Vario dengan nomor polisi B 4245 KNS yang terparkir di depan toko gadai.

VIDEO: Gagal Beraksi Maling Motor Wilayah Rawalumbu dan Bekasi Timur Ditangkap
Warta Kota/Muhammad Azzam
Seorang spesialis curanmor asal Lampung berusia 34 tahun, Komar alias Komeng ditangkap kepolisian dari Polsek Bekasi Timur, Rabu (22/1/2020). 

Nasib sial menimpa Komar alias Komeng usai 34 tahun. Pelaku pencurian sepeda motor asal Lampung ini akhirnya harus meringkuk di sel tahanan Polsek Bekasi Timur setelah aksinya gagal.

Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo mengatakan aksi pencurian yang dilakukan tersangka Komar di depan Toko Gadai Jalan Jatimulya, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, pada Senin (20/1/2020) sekitar pukul 08.30 WIB gagal usai kepergok pemilik motor.

Ketika itu tersangka mengambil motor Honda Vario dengan nomor polisi B 4245 KNS yang terparkir di depan toko gadai.

"Tersangka mencari sasaran dan ditemukan motor yang terparkir kunci kontaknya masih menempel," kata Sutoyo, saat ungkap kasus di Mapolsek Bekasi Timur, pada Rabu (22/1/2020) sore.

Saat hendak tancap gas membawa motor hasil curian, pemilik motor itu mengetahuinya lalu berteriak maling.

Tak hanya itu tersangka Komar sempat dilempar ban hingga mengenainya.

Tersangka terus kabur, karena panik aksinya kepergok dan dikejar massa. Akhirnya, tersangka terjatuh tertabrak truk saat hendak belok ke jalan raya.

"Saat itu anggota buser polsek melintas selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Bekasi Timur," jelas dia.

Saat dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku telah melakukan aksinya sebanyak lima kali. Dirinya merupakan pelaku tunggal atau menjalankan aksinya hanya seorang diri.

"Keterangan tersangka, ia mengincar sepeda motor yang kuncinya masih menempel. Tapi kami juga temukan kunci letter T, ngakunya baru punya karena susah temukan motor yang kuncinya masih menempel," ungkap dia.

Sutoyo menerangkan tersangka ini asal Lampung dan sengaja datang ke Kota Bekasi untuk melakukan pencurian sepeda motor. Aksinya biasa dilakukan di wilayah Bekasi Timur, Rawalumbu hingga Bantargebang.

Tersangka juga di Kota Bekasi tidak memiliki tempat tinggal, ia tidur di terminal, stasiun atau dipinggir jalan.

Tersangka juga tiap satu minggu sekali pulang ke Lampung, usai menjula hasil curiannya.

"Hasil curiannya ini dijual ke daerah Bogor, Sukabumi dan Cileungsi. Dijual sekitar Rp 2 juta, ini yang kita akan selidiki jaringan penadah yang menjadi tempat tersangka jual hasil curian," beber dia.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 362 KUHP tentang tindak pencurian sepeda motor. Ancaman hukuman lima tahun penjara. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved