Helmy Yahya Dicopot

Politikus PDIP Duga Helmy Yahya Dipecat TVRI karena Persaingan Bisnis, Ada Bau Pelanggaran Hukum

Effendi Simbolon menilai ada oknum tertentu di balik pemecatan Helmy Yahya dari jabatan direktur utama (dirut) TVRI.

Editor: Yaspen Martinus
dok. google
logo TVRI 

ANGGOTA Komisi I DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon menilai ada oknum tertentu di balik pemecatan Helmy Yahya dari jabatan direktur utama (dirut) TVRI.

Hal itu ia yakini sebagai bagian upaya persaingan kelompok bisnis tertentu yang ujungnya menyingkirkan Helmy Yahya.

Selain kepentingan ekonomi, duga Effendi Simbolon, ada juga kepentingan politik tertentu.

Udara Dingin Bikin Begal Bokong Bergairah, Barangnya Bangun Sebelum Beraksi

"Ini sebenarnya persoalannya tidak seperti yang di permukaan."

"Ini persoalannya ada persoalan yang lebih mendasar. Persoalan persaingan bisnis," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2019).

"Ada unsur, ada pihak yang mendesain ini agar Helmy ini memang out dari TVRI."

Dewan Pengawas Ungkap TVRI Diprotes Publik karena Siarkan Discovery Channel Saat Banjir Awal 2020

"Dan ini kelompok politik tertentu, kelompok pelaku ekonomi tertentu dan pelaku ekonomi media juga," tuturnya.

Effendi Simbolon menilai pencopotan Helmy Yahya itu hanya karena sejumlah tayangan yang dipersoalkan Dewan Pengawas TVRI

Yakni, tayangan Liga Inggris dan Discovery Channel.

Kritik Pencitraan Ketua KPK, BW: Yang Perlu Kau Goreng Hingga Hangus Adalah Koruptor, Bukan Nasi!

"Nah. Antara lain lah (Liga Inggris). Masalah-masalah bisnis kemudian berdampak kepada kepentingan bisnis," ujarnya.

Effendi Simbolon menilai kisruh TVRI bisa dibawa ke ranah hukum.

Ia menduga ada upaya penyerangan terhadap Helmy Yahya.

Fokus ke Piala Dunia U-20, PSSI Isyaratkan Tak Gelar Turnamen Piala Presiden Tahun Ini

"Saya mendorong untuk ini juga ada unsur dugaan yang berbau pelanggaran hukum."

"Karena kan kalau itu direkayasa kemudian dipindahkan, dikeluarkan ada unsur itu," paparnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved