Breaking News:

Kasus Bau Ikan Asin

Setelah Sidang Putusan Sela, Rey Utami dan Pablo Benua Kehilangan Salah Satu Kuasa Hukum, Mengapa?

Pablo Benua dan Rey Utami harus menerima kenyataan saat satu diantara tim kuasa hukumnya mengundurkan diri, Selasa ini.

Tribunnews.com/Nurul Hanna
Trio terdakwa kasus bau ikan asin, yakni Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua, menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020). Pablo Benua dan Rey Utami harus menerima kenyataan saat satu diantara tim kuasa hukumnya mengundurkan diri, Selasa (21/1/2020) ini. 

Pablo Benua dan Rey Utami harus menerima kenyataan saat satu diantara tim kuasa hukumnya mengundurkan diri.

Insank Nasruddin memutuskan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Rey Utami dan Pablo Benua.

Pengunduran diri Insank Nasruddin dilakukan sejak Selasa (21/1/2020) atau sehari setelah sidang putusan sela Pablo Benua dan Rey Utami di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tersangka kasus UU ITE dan pencemaran nama baik artis Fairuz A Rafiq yakni Galih Ginanjar (kanan), Rey Utami (kiri), Pablo Benua (tengah), menjalani sidang perdana yang beragendakan pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (9/12/2019). Dakwaan kasus pencemaran nama baik di media sosial dengan kata-kata
Tersangka kasus UU ITE dan pencemaran nama baik artis Fairuz A Rafiq yakni Galih Ginanjar (kanan), Rey Utami (kiri), Pablo Benua (tengah), menjalani sidang perdana yang beragendakan pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (9/12/2019). Dakwaan kasus pencemaran nama baik di media sosial dengan kata-kata "ikan asin" yang melibatkan mantan suami Fairuz A Rafiq tersebut akan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/ama)

"Sejak hari ini, per 21 Januari 2020, kami dari kantor Insank Nasruddin & Co mengundurkan diri," kata Insank Nasruddin di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa sore.

Surat pengunduran itu telah disampaikan ke Rey Utami dan Pablo Benua.

Ia memilih mundur karena perbedaan strategi persidangan dengan dua kliennya tersebut.

Setengah Tahun Tidak Bertemu Anak, Rey Utami Terkejut dan Menangis Melihat Perkembangan Buah Hatinya

Pembuluh Darah di Mata Rey Utami Pecah, Istri Pablo Benua Kerap Menangis di Penjara Rindu Sang Anak

"Dalam menangani perkara ada metode, cara atau strategi. Lawyer itu secara independen menjalankan sendiri metode tersebut," jelas Insank Nasruddin.

Sementara terdakwa (Rey Utami dan Pablo Benua) berbeda pendapat dengan kuasa hukumnya.

"Perbedaan pendapat ini sangat prinsipal sehingga kami harus mundur," lanjut Insank Nasruddin.

Salah seorang tersangka kasus ikan asin Fairuz A Rafiq, Rey Utami (tengah) kerap menangis di tahanan Polda Metro Jaya. Sang suami, Pablo Benua (kanan) sebut sang istri rindukan sang anak.
Salah seorang tersangka kasus ikan asin Fairuz A Rafiq, Rey Utami (tengah) kerap menangis di tahanan Polda Metro Jaya. Sang suami, Pablo Benua (kanan) sebut sang istri rindukan sang anak. (Tribunnews/Bayu Indra Permana)

Setelah Insank Nasruddin mundur, Pablo Benua da Rey Utami didampingi Rihat Hutabarat sebagai kuasa hukum.

Sidangan kasus Bau Ikan Asin yang menjerat Rey Utami, Pablo Benua dan Galih Ginanjar masih terus dilanjutkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved