Seret Nama SBY, Wasekjen Partai Demokrat Tekankan Pembentukan Pansus Kasus Jiwasraya

Seret nama Presiden Republik Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Partai Demokrat tekankan pembentukan Pansus kasus Jiwasraya

Seret Nama SBY, Wasekjen Partai Demokrat Tekankan Pembentukan Pansus Kasus Jiwasraya
Kontan
Illustrasi Jiwasraya. Perusahaan tersebut kini jadi sorotan karena masalah keuangan 

Kasus Jiwasraya yang kini berpolemik di Komplek Parlemen menyeret nama Presiden Republik Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal tersebut berawal dari pernyataan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang menyebutkan kasus Jiwasraya telah ada sejak era kepemimpinan SBY.

Hal tersebut ditanggapi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik.

Lewat akun Twitternya @RachlandNashidik; pada Selasa (21/1/2020), Rachland mengungkapkan kemarahan SBY.

Kemarahan Ketua Umum Partai Demokrat itu dijelaskannya karena tudingan yang ditujukan kepada SBY sangat tidak beralasan.

"Tentu saja SBY harus marah namanya dikaitkan skandal JiwasrayaItu kebohongan bodoh yang gampang ditebak bertujuan melindungi para perampok dari telunjuk publik," ungkap Rachland.

"Itulah sebabnya SBY ingin Pansus dibentuk: Bukan untuk memuaskan dirinya tapi demi memenuhi rasa keadilan publik," tambahnya.

Rachland menyandingkan kasus Jiwasraya dengan kasus Century pada era tahun 2000-an.

Berbeda dengan kasus Century, KPK kini dapat luwes bekerja karena bertanggung jawab penuh kepada presiden.

"Pansus Century dulu ditolak karena KPK sedang bekerja. Pansus dinilai cuma akan mempolitisasi kasus. Tapi KPK kini, seperti halnya Jaksa Agung, bertanggung jawab pada Presiden," jelas Rachland.

Halaman
1234
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved