Perceraian Artis
Pernikahan di Ujung Tanduk, Komunikasi Jenita Janet dan Suaminya Tetap Terjalin Baik Soal Pekerjaan
Meski pernikahannya sedang berada di ujung tanduk, hubungan pekerjaan Jenita Janet dan Alief Hedy Nurmaulid masih terjalin hingga sekarang.
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Kisruh rumah tangga pedangdut Jenita Janet dan Alief Hedy Nurmaulid sedang diupayakan diselesaikan di Pengadilan Agama Bekasi, Jawa Barat.
Setelah dilakukan mediasi (perdamaian), Jenita Janet dan Alief Hedy Nuraulid tidak menemui titik temu menyelesaikan kisruh pernikahan mereka.
Meski pernikahannya sedang berada di ujung tanduk, hubungan pekerjaan Jenita Janet dan Alief Hedy Nurmaulid masih terjalin hingga sekarang.

"Saat ini Alief masih menjadi personal manager Jenita Janet," kata Marloncious Sihaloho, kuasa hukum Alief Hedy Nurmaulid, di Pengadilan Agama Bekasi, Selasa (21/1/2020).
Selain suami, Alief Hedy Nurmaulid adalah manajer Jenita Janet. Mereka menikah pada 10 tahun lalu.
Meski Alief Hedy Nurmaulid masih menjadi manajer pelantun Di Reject itu, mereka tidak pernah bisa membicarakan persoalan rumah tangganya.
• Kata Talak Terucap, Jenita Janet Ngotot Bercerai, Tapi Suaminya Berharap Pernikahan Dipertahankan
• Upaya Mediasi Sudah Dilakukan, Jenita Janet Tetap Ingin Mengakhiri Pernikahan dan Bercerai
"Mba Jenita Janet ngotot berpisah (cerai), tapi Mas Alief selalu saya sarankan mempertahankan rumah tangganya," ucap Marloncious Sihaloho.
Sejak gugatan cerai pedangut bernama asli Jeni Juliana itu didaftarkan pada awal Desember 2019, Alief Hedy Nurmaulid tidak pernah bertemu dengan istrinya tersebut membicarakan kisruh pernikahannya.
"Kalau komunikasi Mas Alief dan Mbak Janet soal pekerjaan masih berlangsung dan berbalas-balasan. Komunikasinya masih baik kalau ngomongin pekerjaan," katanya.

Walau komunikasi masih baik, Jenita Janet dan Alief Hedy Nurmaulid sudah tidak tinggal bersama.
"Mas Alief pergi dan keluar rumah, kemudian Mbak Janet mendaftarkan gugatan cerainya ke pengadilan," ucap Marloncious Sihaloho.