Breaking News:

Ibu Kota Pindah

Pekan Depan Draf RUU Diserahkan ke DPR, Ibu Kota Baru Bakal Dikelola Badan Otorita

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menyebut pemerintah telah menyelesaikan draf Rancangan Undang-undang Ibu Kota Baru.

Warta Kota/Alex Suban
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). 

Tjahjo Kumolo menjelaskan, proses pemindahan ASN akan dilakukan sekaligus, tanpa ada tahapan satu maupun selanjutnya.

Jika nantinya kekurangan ASN di ibu kota baru, kata Tjahjo Kumolo, pemerintah dapat mengalihkan ASN daerah menjadi ASN pemerintah pusat.

"Menurut saya masih bisa mengakomodir ASN pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Timur untuk jadi ASN pusat di ibu kota negara nanti."

"Yang prinsipnya kami akan koordinasi dengan Gubernur Kalimantan Timur," terangnya.

Dua Skenario

Kemenpan RB telah membahas skenario tahapan pemindahan ASN ke ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Tribunnews, terdapat dua skenario pemindahan ASN.

Dokumen ini telah dikonfirmasi kebenarannya oleh salah satu humas Kemenpan RB.

 Perkenalkan Sergio Farias, Persija Bilang Punya Chemistry dengan Pelatih dari Brasil

"Saya hanya bisa konfirmasi bahwa (dokumen) itu benar dari Kemenpan RB," ujar humas Kemenpan RB kepada Tribunnews.com, Jumat (17/1/2020).

Dalam dokumen tersebut dijelaskan total PNS pusat yang berlokasi di Jabodetabek berjumlah 182.462 orang.

Rinciannya, 143.523 PNS dari 34 kementerian, dan 38.939 PNS dari badan atau lembaga.

 Dugaan Korupsi Asabri Ditangani Polisi, Mahfud MD Bilang Polri Merasa Punya Tanggung Jawab Moral

Adapun 102.597 PNS berjenis kelamin laki-laki, dan 79.865 PNS berjenis kelamin perempuan.

Rentang usia PNS juga beragam, mulai dari di bawah usia 20 tahun hingga di atas usia 60 tahun.

Menurut dokumen itu, skenario pertama pemindahan ASN adalah memindahkan semua PNS yang berjumlah 182.462 orang.

 Jadi Manajer, Bambang Pamungkas Bakal Kenalkan Filosofi Persija ke Pelatih Anyar

Skenario itu diambil berdasarkan dua asumsi.

Asumsi pertama, kelembagaan K/L dan bussiness process sama dengan saat ini.

Asumsi kedua, rekrutmen ASN baru memiliki prinsip zero growth.

 Banjir 1 Januari Baru Surut Kemarin, Lani Menangis Saat Buang Sekarung Buku yang Terendam

Dalam skenario kedua disebutkan, ASN hanya dipindahkan sebagian dengan rentang usia PNS di bawah 20 tahun hingga usia 45 tahun saja.

Jumlah yang akan dipindahkan dalam skenario ini mencapai 118.513 orang, dengan rincian 116.157 PNS pusat dan 2.356 pejabat struktural.

Skenario kedua diambil berdasarkan dua asumsi pula.

 SELEKSI Timnas U19, Shin Tae-yong Cuma Suruh 59 Pemain Bertanding 90 Menit Tiap Hari

Asumsi pertama, kelembagaan K/L dan bussiness process beralih menjadi smart government.

Asumsi kedua, rekrutmen ASN baru memiliki prinsip zero growth untuk lima tahun ke depan.

Terkait pemindahan ASN ini, Kemenpan RB juga merinci biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk pemindahan ASN tersebut.

 LIMA Hari Seleksi TImnas Indonesia U19, Shin Tae-yong Bilang Fisik Jadi Masalah Paling Besar

Biaya ini meliputi biaya transportasi Jakarta-Balikpapan bagi ASN dan keluarganya.

Diasumsikan satu orang ASN membawa empat orang, yakni suami/istri, dua anak, dan satu pekerja rumah tangga.

Selain itu, ada pula biaya uang harian yang dikeluarkan bagi ASN dan keluarganya selama tiga hari pasca-tiba di ibu kota baru.

 Ini Alasan Bepe Terima Tawaran Jadi Manajer Persija, Mengaku Masih Bisa Ngeteh Tiap Pagi

Dengan skenario pertama, estimasi perhitungan biaya pemindahan ASN akan mencapai angka Rp 2.913.211.322.500.

Skenario kedua, estimasi perhitungan biaya pemindahan ASN akan mencapai angka Rp 1.893.704.390.000.

Namun, biaya-biaya tersebut belum termasuk biaya pengepakan dan angkutan barang bagi ASN dan keluarganya.

Tiket transportasi PNS dan keluarga juga disesuaikan dengan masing-masing golongan. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved